Logistik Pilkada Tiba di KPU

Logsitik pilkada berupa tinta yang mulai diterima oleh KPU OKU Selatan, Senin (09/11). Foto : Evan/HOS. (*)

OKU SELATAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten OKU Selatan, Senin (09/11) kemarin mulai menerima logistik sektoral pengadaan tahap 1 dari penyedia untuk Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati OKU Seatan yang akan digelar pada  9 Desember 2020 mendatang.

Ketua KPU OKU Selatan, Ade Putra Martabaya, S.H, mengatakan logistic pengadaan tahap 1 yang diterima dari penyedia oleh KPU OKU Selatan tersebut berupa tinta, sementara untuk logistis lainnya seperti kotak suara dan bilik suara masih dalam proses.

“Hari ini kita menerima logistik berupa tinta dari penyedia, dan kita masih menunggu logistic lainnya seperti bilik, kotak maupun surat suara,” ujarnya, Senin (9/11).

Sementara itu untuk Surat Suara, terangnya hingga kini juga masih dalam proses dan menurut  informasi dari penyedia yang disampaikan kepada KPU OKU Selatan bahwasannya tanggal 13 sudah mulai pra cetak, tanggal 14 naik cetak,  tanggal 16 sampai 17 mulai pengiriman ke Kabupaten OKU Selatan.

“Kalau untuk surat suara dari informasi yang kita dapat dari penyedia yakni  PT Templina  Media Kartika Surabaya tanggal 13 ini sudah pracetak, artinya tim dari KPU, Bawaslu dan Kepolisian sudah harus berangkat ke Surabaya. Karena sesuai dengan peraturan pengawasan dimulai dari pra produksi, produksi sampai pengiriman, jika pengiriman sampai di tanggal 20 dan 21 KPU memiliki cukup waktu untuk melakukan pelipatan surat suara maupun pendistribusian ke kecamatan,” imbuhnya.

Terkait pelaksanaan Rapid tes anggota KPPS, Ade mengatakan pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan dan pelaksanaan dilimpahkan ke pihak Dinas, jadi KPU hanya mempersiapkan dana untuk perlengkapan dan pelaksanaan.

“Hari ini juga kita koordinasi dengan pihak Dinkes terkait pelaksanaan rapid tes sebanyak 8333 orang anggota KPPS. Sebelum melaksanakan tugasnya, KKPS harus melaksanakan rapid tes terlebih dahulu. Dan untuk pelaksanaan pihak Dinkes siap, jadi kami dari KPU hanya menyiapkan dana untuk pelaksanaan Rapid tes tersebut,” tutur Ade. (try)