Jaringan Peredaran Narkoba Terbongkar

OKU TIMUR – Jaringan peredaran Narkoba di OKU Timur dibongkar Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres OKU Timur pimpinan IPTU Regan Kusuma Wardani SIK.  Dari hasil pengungkapan tersebut delapan tersangka diringkus diantaranya SD (36),warga Desa Rejosari,  Kecamatan Belitang II,  ST (30), YP (34), RK (34),  SW (30), AS (27), SP (27), warga Desa Rawa Sari,  Kecamatan BP Bangsa Raja dan PW (37) warga Desa Tanjung Harapan,  Kecamatan Buay Madang Timur.

Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon SIK MH melalui Kasat Narkoba IPTU Regan Kusuma Wardani SIK didampingi Kanit II IPDA Solehudin dan Kasubbag Humas AKP Hamdan Mahyudin membenarkan, telah mengungkap kasus Narkotika jenis sabu dan pil ekstasi dengan total 8 orang tersangka.

Sebelum ditangkap,  Satres Narkoba Polres OKU Timur lebih dulu mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya warga yang dicurigai menjual, miliki, menyimpan Narkotika jenis Sabu.

“Dari Informasi yang diterima bahwa pelakunya cukup banyak sehingga segera dilakukan penyelidikan dan cros cek kebenarannya agar tidak diketahui atau dimonitor oleh para pelaku,” katanya, Selasa (10/11).

Tepatnya Kamis  (5/11) sekitar pukul 23.30 wib, Satres Narkoba Polres OKU Timur berhasil menangkap tersangka SD di Desa Rejo sari Kecamàtan Belitang II sebagai mana Laporan Polisi No.PolLP.A/118/XI/2020/SUMSEL/ OKU TIMUR tanggal 5 Nopember 2020.

“Dari penangkapan SD kita berhasil menyita tiga paket narkoba jenis sabu yang dibeli dari tersangka ST dan YT seharga Rp 600 ribu,” jelasnya.

Dari keterangan SD, Satres Narkoba Polres OKU Timur kembali melakukan penangkapan tersangka ST dan YP di Desa Rawasari,  Kecamatan BP Bangsa Raja,  Jumat (6/11/2020) sekitar pukul 2.00 wib berdasarkan LP.A/119/XI/2020/ SUMSEL/OKU TIMUR Tanggal 6 Nopember 2020.