Harga Karet Mulai Turun

Petani karet sedang menurunkan getah karet untuk dijual. Foto: gunawan/oku ekspres. (*)

OKU – Harga getah karet di musim hujan ini mulai turun di beberapa tempat di kecamatan Lubuk raja. Salah satunya di desa Lekis Rejo. Harga getah karet di tingkat petani yang berumur 10 hari turun Rp1.000/kg.

Getah karet yang berumur 10 hari saat ini menjadi Rp9.100/kg dari Rp10.100/kg sebelumnya. Harga getah karet ini tergantung pada harga pasar yang diterima para petani.

“Harga getah karet tergantung harga pasar,” ucap Muksin, seorang petani karet seusai mengumpulkan getah karet di kebunnya, kemarin (10/11). Pada bulan ini, produksi getah karet sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya.

Peningkatan ini terjadi karena daun pohon karet sudah tumbuh semua dan tidak ada yang muda lagi. Oleh karena itu, getah karet yang dihasilkan cukup banyak dan kental karena kadar air yang sedikit. “Jika daunnya masih mudah, getah karet yang dihasilkan masih banyak kadar air,” papar Muksin.

Dengan meningkatnya produksi getah karet, harga juga akan turun. Namun petani sudah menganggapnya situasi normal. Ia menjelaskan, setiap tahun di musim seperti ini, harga selalu turun. “Yang terpenting produksi getah karet terus meningkat,” pungkasnya. (gun)