Dua Hari Terjadi Dua Kebakaran

Tiga unit mobil yang sedang dalam perbaikan di bengkel Basid, Pasar Baru kelurahan Kemalaraja terbakar. Foto: mustofa/oku ekspres. (*)

OKU – Satu unit mobil pick up hangus terbakar si jago merah. Mobil itu satu-satunya milik Garsubi, ketua BPD Pusar kecamatan Baturaja yang digunakannya untuk mengangkut barang dagangan ke kalangan.

“Muatan mobil penuh sembako, karena hari ini (6/11) mau ke kalangan,” ujar Sarnubi, Jumat (6/11) pagi.  Kebakaran yang melanda rumah bedengnya terjadi Jumat sekitar pukul 01.30 wib. Dua rumah bedeng dari empat pintu ludes dilalap api. “Bedeng sedang kosong. Kecuali satu ada penghuninya, ” katanya.

Bedeng tersebut berdampingan dengan rumah induk yang juga toko manisan. Jaraknya tak sampai 4 meter. Di salah satu bedeng dijadikan garasi mobil pick up dan satu rumah lagi dijadikan gudang penyimpanan sembako.

“Mobil dan dua rumah bedeng yang terbakar. Sabar saja menerima cobaan. Beruntung, api mengarah ke atas sehingga bangunan lain tidak ikut tersambar,” ungkap Sarnubi.

Dirinya menyangkal penyebab kebakaran dari listrik. Karena, dirinya melihat api pertama kali berkobar di depan rolling door garasi mobil. Api membakar pohon bambu yang menimbulkan suara bising.

“Suara pohon bambu terbakar inilah membuat saya terbangun dari tidur. Saya tidur belum lama, sekitar pukul 12 lebih, ” jelasnya.

Mengetahui depan garasi mobil dilamun api, sebisa mungkin ia meminta tolong warga sembari berusaha memadamkan api. Warga yang mendengar teriakan Sarnubi memberikan pertolongan bahkan ada yang menghubungi pemadam kebakaran pemerintah Kabupaten OKU dan pemadam kebakaran dari PT Semen Baturaja.

Kendati upaya evakuasi dilakukan maksimal, namun mobil pick up dan muatannya tak bisa diselamatkan. Bersama dua bedeng lainnya habis terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan OKU, Aminilson melalui Danru 3, Han Adriyanto mengatakan, pihaknya menerima telepon pukul 02.00 WIB.

“Tiga armada ke lokasi, ditambah satu armada PT Semen Baturaja,” ungkapnya.

Sabtu (7/11), H Kuryana Azis bertandang ke rumah ketua FKBPD OKU ini. Kedatangannya sebagai bentuk kepedulian sekaligus memberikan semangat agar bersabar dan ikhlas menerima cobaan, serta mengambil hikmah dari musibah yang dihadapi.

“Proses hukum berlaku jika di balik kejadian tersebut terdapat tindak kriminal,” tegasnya seraya meminta pihak kepolisian mengusut kebakaran tersebut.

Akibat kebakaran itu, kerugian ditaksir mencapai Rp250 juta. Pasalnya, satu mobil pick up, rumah bedeng, dan sembako ludes dilalap si jago merah.