Badan Adhoc Dirapid Tes

OKU – KPU Kabupaten OKU akan melakukan rapid tes kepada seluruh penyelenggara adhoc. Mulai dari tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“24 November 2020 akan melakukan rapit tes lagi kepada seluruh penyelenggara adhoc,” ucap Ketua KPU OKU, Naning Wijaya, saat dibincangi di ruang kerjanya, kemarin (3/11).

Adapun rincian penyelenggara adhoc yang akan dirapid tes tersebut adalah anggota KPPS sebanyak 5.075 orang, linmas 1.450 orang, PPK 65 orang, serta PPS 471 orang. “Jadi totalnya mencapai 7.061 orang yang akan dirapid tes,” imbuh Naning.

Rapid tes bagi penyelenggara Pilkada badan ad hoc, lanjut Naning, diselenggerakan di beberapa titik yang telah ditentukan KPU OKU. “Fokus kita penyelenggaraannya di seluruh kecamatan,” ungkapnya.

Tujuan diselenggarakannya rapid tes ini adalah untuk memastikan agar seluruh penyelenggara badan adhoc tidak ada yang terkontaminasi virus covid – 19. Sehingga masyarakat tidak takut lagi menyalurkan suaranya ke TPS.

“Jika nanti ada yang reaktif, maka akan langsung kita swab. Jika hasil swabnya positif, maka yang bersangkutan akan langsung kita ganti,” tegasnya.

Naning mengatakan, secara keseluruhan KPU OKU sendiri sudah dua kali menyelenggarakan rapid tes dan semua penyelenggara adhoc dinyatakan negatif dari covid-19. Sehingga, masyarakat OKU saat Pilkada nanti tidak takut lagi menyalurkan aspirasinya ke bilik suara.

“Silahkan datang ke TPS dengan hati yang tenang. Cukup bawa masker saja, sementara untuk handsanitizer, sarung tangan serta tempat cuci tangan sudah kita siapkan di setiap TPS,” pungkas Naning. (bet)