36 Angkutan Barang Langgar Aturan

Balai Penguji Kendaraan Bermotor (PKB) memberi tanda pada bak kendaraan. Pemasangan tanda ini dilakukan karena truk dinilai melanggar aturan tentang ukuran dan dimensi kendaraan. Foto: Mustofa/Oku Ekspres. (*)

OKU – Tercatat ada 36 kendaraan angkutan barang yang ditindak oleh Dishub OKU. Penindakan itu merupakan hasil pemeriksaan dan pengukuran dimensi kendaraan yang melanggar aturan serta kelengkapan surat kendaraan.

“Selama Oktober, 36 angkutan barang ditindak karena melanggar pasal 288 UU No 22/2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan,” ujar Kepala Dishub OKU Firmansyah melalui Kasi Lalulintas Jauhari didampingi Kasi Keselamatan Hasanudin, kemarin (3/11).

Penindakan, sambung Hasan, dilakukan saat operasi penertiban pada Oktober lalu di terminal tipe A Batukuning, kecamatan Baturaja barat.

“Kelebihan dimensi banyak dilanggar angkutan barang dari Lampung, sedangkan angkutan barang dari Baturaja didominasi masa berkalu surat kir yang habis dan belum diperpanjang,” ungkapnya.

Khusus di Kabupaten OKU, sosialisasi over atau kelebihan dimensi kendaraan kerap dilakukan Dishub OKU sebelum razia di terminal dilakukan. Sayangnya, sosialisasi tersebut terkesan diabaikan perusahaan ekspedisi. “Pengusaha di Baturaja sudah diberitahu sebelum razia dilaksanakan,” tandasnya. (stf)