ABG Disekap Dua Malam

OKU –  Zarkasih alias Ujang harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Pria 30 tahun yang merupakan warga Dusun V Blok Panglong, desa Bina Amarta, Kecamatan Madang Suku III, OKU Timur tersebut dilaporkan Hadi Supono.

Warga desa Tungku Jaya, kecamatan Sosoh Buay Rayap, yang berusia 64 tahun tersebut menduga Ujang telah berbuat asusila terhadap WTW (14) yang merupakan anak Hadi.

Berdasarkan laporan tersebut, Zarkasih ditangkap di salah salah satu warung makan di Desa Sukamaju, Kecamatan Baturaja Barat, pada 28 Oktober malam.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga SIK. MH melalui Kasubbag Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal menerangkan, perbuatan asusila tersebut terjadi pada 8 Oktober lalu sekitar pukul 12.00 WIB. Kala itu, WTW dijemput teman pelaku berinisial Vg. WTW diantar ke sebuah warung di simpang Lubuk Baru, Kecamatan Sosoh Buay Rayap.

“Ternyata dalam warung tersebut sudah menunggu Zarkasih. Setelah WTW sampai di warung tersebut, Zarkasih membawa korban ke arah kecamatan Peninjauan. Di kawasan perkebunan karet yang ada pondoknya, pelaku membawa WTW masuk pondok,” terang Mardi.

Di dalam pondok, Zarkasih merenggut kehormatan Anak Baru Gede (ABG) tersebut. Selama dua malam, WTW disekap di pondok perkebunan karet.

“Korban baru kembali setelah dijemput Vg yang merupakan teman Zarkasih. Selanjutnya WTW dibawa pulang ke rumahnya di Kecamatan Sosoh Buay Rayap,” lanjut Mardi.

Mendapati anaknya menjadi korban asusila, orang tua WTW tidak terima. Hadi pun menempuh jalur hukum dengan melaporkan Zarkasih ke polisi.

Setelah mendapat laporan Hadi, Kasat resakrim Polres OKU AKP Priyatno SH SIK memerintahkan Kanit PPA Ipda Yuardi Rahmad SH untuk melakukan penyelidikan. Selanjutnya Kanit PPA Ipda Yuardi Rahmad SH bersama anggota mengamankan Zarkasih di sebuah rumah makan di Desa Sukamaju.

Setelah berhasil diamankan, Zarkasih beserta barang bukti dibawa ke Polres OKU untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga SIK MH melalui Kasat Reskrim Polres OKU AKP Priyatno SH SIK membenarkan penangkapan Zarkasih.

“Kita juga sudah mengamankan barang bukti berupa sehelai baju batik coklat berlengan panjang, sehelai celana jeans biru, sehelai celana dalam warna ungu, sehelai bra warna putih dan selembar jilbab biru,” ucap Priyatno

Priyatno juga menambahkan atas perbuatannya, Zarkasih dijerat UU Perlindungan Anak. “Tersangka (Zarkasih) terancam hukuman 15 tahun penjara,” tegasnya. (lee)