Pemulung Dilarang Cari Barang Bekas

Salah satu pintu masuk dusun di desa Batumarta I dipasang spanduk dilarang masuk bagi pemulung. Foto: gunawan/oku ekspres. (*)

OKU – Karena banyak barang yang hilang membuat warga di kecamatan Lubuk Raja waspada. Terutama terhadap orang asing yang masuk lingkungan dusun atau blok.

Untuk mengantisipasi kehilangan barang di luar rumah, pemerintah desa memasang spanduk. Spanduk yang dipasang di setiap pintu masuk blok atau dusun tersebut berisi larangan pemulung masuk dusun. yang ada di setiap desa.

Salah satunya didesa Battuwinangun setiap pintu masuk sudah di pasangi sepanduk tersebut. “Jika tidak ada sepanduk larangan seperti itu, banyak pemulung yang masuk dan melihat ke belakang rumah warga,” ucap Kadus Cindramulya 1 Untung HS, kemarin (27/10).

Selama ini pemulung berani datang dan melihat ke belakang rumah untuk mencari barang bekas. Dulu, kata Untung, pemulung hanya mencari barang bekas di tempat sampah. “Namun kini, pemulung sudah berani melihat ke belakang rumah warga hanya untuk mencari barang yang dianggap tidak terpakai,” kata Untung.

Hal ini membuat resah warga untuk menempatkan barang seperti tempat air atau barang rumah tangga lain di luar rumah. Setelah dipasang spanduk itu, kata Untung, tidak ada lagi pemulung yang mencari barang bekas. (gun)