Jembatan Darurat Segera Rampung

Jembatan darurat yang dalam tahap pembangunan di desa Lubuk Batang Lama. Dalam waktu dekat, jembatan ini sudah bisa dilalui oleh warga. Foto: Herli Yansah/oku ekspres. (*)

OKU – Putusnya jembatan Air Aman di desa Lubuk Batang Lama yang menghubungkan Kabupaten OKU dan Kabupaten Ogan Ilir membuat sistem transportasi antar kabupaten maupun antar desa sekitar lumpuh.

Kendaraan dari arah Baturaja menuju Peninjauan atau sebaliknya sudah tak bisa lagi melewati jembatan tersebut.

Mensiasati hal tersebut, pemerintah desa Lubuk Batang Lama segera membangun jembatan alternatif melalui jalan lingkar desa. Pemerintah Desa Lubuk Batang Lama dan  beberapa desa tetangga seperti desa Lubuk Batang Baru dan desa Belatung telah berkoordinasi dengan PT KSO Pratiwi Dhama dan PT. KAI untuk meminta bantuan pembuatan jembatan darurat tersebut.

“Alhamdulillah PT KAI bersedia meminjampakaikan beberapa rel kereta untuk digunakan sebagai landasan jembatan alternatif ini. Sedangkan PT Pratiwi Dhama bersedia mengerjakan pembangunan jembatannya. Sedangkan badan jalan sudah ada yaitu jalan lingkar desa. Tinggal membuat jembatan darurat,” ujar Kades Lubuk Batang Lama Jusimani.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, jembatan darurat tersebut akan dibangun sepanjang 13 meter dengan lebar jalan 4,5 meter. Saat ini, pembangunan jembatan tersebut sudah mulai dikerjakan. “Insya Allah dalam 2-3 hari mendatang, jembatan sudah bisa dilalui,” ungkapnya.

Jusimani menambahkan, kondisi jalan lingkar desa tersebut sebagian sudah merupakan jalan cor beton. Sedangkan sebagian lagi masih jalan tanah. “Namun untuk yang lahan tanahnya tinggal sedikit lagi,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Jusimani, Dinas PUBM Sumatera Selatan juga akan membangun jembatan sementara di dekat jembatan Air Aman yang putus. “Saat ini semua peralatan serta material jembatan sedang dalam perjalanan. Mungkin nanti malam (semalam) tiba dan besok (hari ini) sudah mulai dikerjakan,” pungkasnya. (lee)