Harga Karet Tembus Rp10 Ribu/Kg

Petani karet sedang memeriksa getah karet di areal penjualan karet. Foto : ist. (*)

OKU – Harga getah karet di Kabupaten OKU sejak sepekan terakhir terus mengalami kenaikan bahkan kini sudah tembus diangka Rp10 ribu/kg. Kondisi ini tentu membuat petani karet di Bumi Sebimbing Sekundang mulai bergairah menyadap karet.

“Alhamdulillah harga getah karet yang ditimbang dua mingguan sekarang sudah Rp10 ribu ribu/kg,” ucap Doni (54), petani karet asal Desa Tungku Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap.

Meskipun harga kerat saat ini belum seberapa dibandingkan harga termahal yang pernah terjadi sekitar tahun 2000-an yang sempat hampir menyentuh anggka Rp25ribu/kg, namun petani karet di OKU sudah merasa gembira dengan adanya kenaikan harga tersebut. “Kami berharap harga karet dapat terus merangkak naik sehingga petani karet bisa kembali sejahtera seperti dulu,” kata Doni.

Harga getah karet di tingkat petani memang sudah menunjukan grafik terus naik meskipun belum signifikan. Dimulai dari harga Rp 7000/kg, sedikit demi sedikit terus bergerak naik, dua minggu sebelumnya harga karet masih diangka Rp9.300/kg.

lain berangsur naiknya harga karet  ini  disambut positif oleh petani,  aktivitas petani karet kini sudah mulai terlihat, sejumlah pemilik kebun karet yang selama ini frustasi dan membiarkan kebun karetnya terlantar kini sudah kembali ke kebun.

Petani terlihat giat kembali mengurus kebun karetnya, bahkan sejumlah pemilik kebun yang memiliki pekerjaan lain seperti PNS,  karyaan swasta dan lainnya kini sudah mulai rajin meninjau kebunnya khususnya dihari libur. “Kalau jeme beduit liburan ke luar kota, kalau kite liburan ke kebun,” ucap Yanti (41), karyawan swasta pemilik kebun karet di kawasan Semidang Aji.

Dirinya akan melakukan pemupukan  pohon karet ini agar produksi getahnya berlimpah. Pasalnya, selagi musim  hujan sebaiknya segera dilakukan pemupukan. “Agar getahnya nanti bisa berlimpah,” tukas Yanti. (bet)