Penyaluran Beras Bantuan Berjalan Lancar

Masyarakat yang mengambil beras bantuan terlihat sepi. Tak ada penumpukan warga pada penyaluran bantuan kali ini. Foto: herli yansah/oku ekspres. (*)

OKU – Dinas Sosial OKU melalui koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Lubuk Batang menyalurkan bantuan beras kepada 1620 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pekan kemarin. PKH tersebut telah terdata sebagai penerima program PKH pusat. Bantuan tersebut di salurkan di kantor kecamatan Lubuk Batang berupa 15 kg beras per KPM.

Bantuan beras tersebut merupakan bantuan tambahan dari Kementrian Sosial RI selama tiga bulan di masa pandemi Covid -19 ini.

Koordinator PKH kecamatan Lubuk Batang Aburizal menyebut, bantuan tersebut merupakan bantuan untuk bulan ketiga. Sedangkan bantuan untuk bulan pertama dan kedua sudah disalurkan pada bulan sebelumnya.

“Secara penyaluran dilakukan dua kali. Namun penyaluran pertama adalah untuk dua bulan sekaligus. Setiap KPM mendapat 30 kg beras. Sedangkan untuk penyaluran kedua ini hanya 15 kg beras. Artinya untuk penyaluran kedua ini hanya untuk 1 bulan bantuan,” sebut Aburizal.

Ia melanjutkan, di penyaluran bantuan kedua kemarin, penyaluran berjalan dengan cukup baik. Tak ada penumpukan warga, tak ada antrian panjang, serta pembagian beras berjalan tertib.

“Alhamdulillah penyaluran hari ini (Sabtu) aman dan terkendali. Semuanya tertib. Di sini dibagi menjadi 3 loket pengambilan beras. Satu loket melayani untuk satu desa. Jadi tak ada penumpukan warga,” lanjutnya.

Selain itu, tambah Aburizal, mobil pengangkut beras juga tiba tepat waktu. Sehingga penyaluran bisa berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. “Sehari sebelum penyaluran, mobil pengangkut beras sudah ada di Baturaja. Jadi sebelum penyaluran, beras bantuan sudah berada di lokasi,” tambahnya.

Penyaluran bantuan di kecamatan Lubuk Batang selesai dalam satu hari. Hal ini lantaran masyarakat yang menerima hanya satu karung beras seberat 15kg.

“Berbeda dengan penyaluran pada September lalu. Warga mendapat dua karung beras ditambah lagi keterlambatan beras. Akibatnya penyaluran selesai dalam dua hari,” pungkasnya. (lee)