Disapu Angin, Rumah Tua Ambruk

Masyarakat dan personil BPBD OKU membersihkan puing rumah kayu di desa Pusar. Rumah tersebut ambruk Kamis lalu setelah diterjang hujan dan angin. Foto : Ist. (*)

OKU – Sebuah rumah panggung milik A Darpa’i ambruk. Bangunan milik warga RT 2 desa Pusar, kecamatan Baturaja Barat tersebut hanya menyisakan tiang rumah yang terbuat dari batubata.

Rumah tersebut berada dekat jembatan gantung desa Pusar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, rumah yang berkontruksi kayu itu tak bisa diperbaiki.

“Saat musibah terjadi, hanya Darpa’i yang tinggal sendirian dan bisa menyelamatkan diri,” ujar Rudi, warga setempat, Jumat (23/10) lalu.

Ketua BPD Pusar Garsubi dikonfirmasi koran ini membenarkan musibah yang menimpa warganya. Bahkan personil Badan Penanggulangan Bencana Daearah (BPBD) OKU datang kelokasi.

“Ambruk tanpa sisa. Bangunan rumah memang sudah tua, ditambah hujan angin. Jadi mudah ambruk,” tuturnya.

Kepala BPBD OKU Amzar Kristopa dikonfirmasi koran ini menjelaskan, rumah kontruksi kayu yang ambruk terjadi pada 22 Oktober pukul 15.00 WIB. “Ambruk karena beberapa bagian rumah kayu sudah lapuk dimakan usia,” ungkapnya.

Dari pantauannya di lokasi, kondisi rumah memang sudah tidak layak huni. Sebab, selain banyak yang lapuk, beberapa bagian juga sudah miring. 

“Untuk mengantisipasi rumah tersebut ambruk lagi, rumah tersebut akan dibongkar pemiliknya,” jelasnya.

Untuk bantuan ke korban, pihaknya menyarankan pemerintah desa untuk mengusulkan bantuan ke Pemerintah Kabupaten OKU. “Selain di Pusar, belum ada laporan yang peristiwa yang sama terjadi di daerah lain. Semoga tidak ada lagi musibah,” harapnya. (stf)