Implementasi PISA Terus Disosialisasi

Ketua pelaksanaan Sapto Surono SPd MM memberikan laporan kegiatan yang dihadiri Kabid Pembinaan SMP Disdik OKU M Darojatun SE ME dalam sosialisasi Implementasi Pembelajaran PISA Kedalam Assesmen Kompetisi Minimal (AKM) dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Sosialisasi ini dihadiri kepala SMP negeri dan swasta di kecamatan Baturaja Barat, Sosoh Buay Rayap, dan Lengkiti. Foto: Jeki/okuekspres. (*)

OKU – Disdik OKU kembali mensosialisasikan Pembelajaran PISA kedalam Assesmen Kompetisi Minimal (AKM) dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) ke SMP.

Sosialisasi yang dilaksanakan di SMPN 8 OKU ini diikuti kepala SMP negeri dan swasta di tiga kecamatan. Yaitu kecamatan Baturaja Barat, Sosoh Buay Rayap, dan Lengkiti. Sosialisasi ini dibuka oleh Kabid Pembinaan SMP Disdik OKU M Darojatun SE ME yang mewakili Kepala Disdik OKU H Teddy Meilwansyah S.STP MM.

Ketua pelaksana Sapto Surono SPd MM mengungkapkan, pergantian sistem ujian nasional termasuk USBN merupakan empat kebijakan merdeka belajar yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“AKM dan survei karakter yaitu kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), menggunakan bahasa (literasi), dan penguatan karakter. Berdasarkan kebijakan Mendikbud, UN dihapus dan diganti AKM dan survei karakter tahun 2021. Pada 2021 akan memakai PISA sebagai acuann untuk menghapus UN,” ungkap Sapto.

Sapto juga mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk menjamin terlaksananya pembelajaran AKM dan tercapinya implementasi pembelajaran berbasis sekolah.

Kelak, AKM akan berisi materi yang meliputi tes kemampuan literasi dan numerasi. Sosialisasi ini dilakukan agar para tenaga pendidik di SMP OKU sudah mempersiapkan diri terhadap Ujian Nasional tahun ajaran 2020/2021.

“Sosialisasi ini bertujuan guru siap melaksanakan kebijakan Kemendikbud tersebut,” tegas Kabid Pembinaan SMP Disdik OKU M Darojatun SE ME. (jr8)