Kebakaran Toko ATK, Kerugian Diduga Capai Rp500 Juta

Keluarga Ujang dibantu masyarakat sedang membersihkan sisa kebakaran kemarin subuh. Foto: gunawan/oku ekspres (*)

OKU – Sebuah toko alat tulis kantor (ATK) milik Ujang Rohani habis terbakar hebat, kemarin (20/10), sekitar pukul 05.00 WIB. Kebakaran ini diduga kuat karena korsleting arus listrik di toko.

Pria 36 tahun yang juga guru tersebut mengatakan, ia mencium bau asap dari toko yang bersebelahan dengan rumahnya. “Sebelum salat subuh, saya mencium bau asap dari toko,” ucap Ujang yang merupakan warga blok B desa Batumarta I ini.

Saat ia membuka pintu toko di sebelah rumahnya, asap hitam langsung masuk ke rumahnya. Kemudian, pintu toko kembali dibuka, api sudah membesar di dalam toko. Api semakin besar karena membakar alat tulis dan barang yang mudah terbakar.

Isi toko yang terbakar adalah ATK, mesin fotokopi, sebuah sepeda motor, dan tiga buah komputer jinjing alias laptor.

Satu unit Toyota Avanza nyaris berhasil diselamatkan dari kebakaran kemarin. “Mobil (Avanza) yang terparkir di dalam toko sebenernya bisa diselamatkan. Namun saat akan menyelamatkan mobil, ada ledakan dari dalam. Kami langsung berlari ke luar menyelamatkan diri dan tidak sempat mendorong mobil tersebut keluar. Akibatnya mobil itu ikut terbakar,” ucap Kades Batumarta I Delys yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Kebakaran tersebut diduga terjadi akibat hubungan arus pendek listrik di dalam toko. Akibat kebakaran ini, diperkirakan Ujang menderita kerugian hingga Rp500 juta.