Dimensi 16 Fuso-Truk Tak Standar

Petugas Dinas Perhubungan OKU memeriksa dimensi kendaraan angkutan yang melintas di Jl Lintas Sumatera. Pemeriksaan dilakukan di terminal tipe A Batukuning. Foto: Mustofa/Oku Ekspres. (*)

OKU – Kendaraan angkutan barang yang datang dari arah Muara Enim dan OKU Timur tidak bisa melaju dengan leluasa. Pasalnya, petugas Dishub OKU mengarahkan kendaraan di jl Lintas Sumatera itu masuk ke terminal Tipe A Batukuning.

Di terminal tersebut, petugas memeriksa fisik kendaraan serta kelengkapan surat kendaraan. Pemeriksaan ini juga didampingi petugas Balai Pengujian Kendaraan.

“Pemeriksaan surat kendaraan dan dimensi kendaraan,” ujar Kepala Dishub OKU Firmansyah melalui Kasi Lalulintas Jauhari, kemarin (14/10).

Pemeriksaan, kata Jauhari, dilakukan dua hari dalam sepekan. Yakni, setiap Selasa dan Kamis. Pemeriksaan itu, sambung Jauhari, berdasarkan UU no 22 tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan.

“Penertiban kendaraan terkait dimensi kendaraan di luar standar serta kelengkapan surat,” ungkapnya.

Sementara itu, Hasan yang merupakan Kasi Keselamatan/PPNS LLAJ OKU mengatakan, dari penertiban itu, sebanyak 16 kendaraan melanggar UU No 22/2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan. “Truk dan fuso dari luar daerah, khususnya Lampung, banyak yang melanggar,” jelasnya.

Penindakan kendaraan tersebut, sambung Hasan, karena surat kendaraan yang mati, kurang lengkap, serta dimensi kendaraan yang tidak standar. “Surat kendaraan ditahan untuk disidang,” tandas Hasan. (stf)