Jumlah Pemeriksaan Balita Meningkat

Masyarakat datang ke posyandu Melati untuk memeriksa kondisi kesehatan bayi dan balita. Foto: gunawan/oku ekspres. (*)

OKU – kesehatan balita harus terus diperiksa setiap bulan di posyandu. Hal ini dilakukan agar orang tua mengetahui tumbuh kembang bayi.

Selama pandemi Covid 19, warga yang memiliki anak balita enggan ke posyandu untuk memeriksa kesehatan bayi dan balita. Namun kini hal tersebut sudah tidak terjadi lagi setelah sosialisasi tentang virus corona. Bahkan masyarakat sudah mulai mematuhi protokol kesehatan dan mulai memeriksa kesehatan bayi dan balita di posyandu terdekat.

Salah satunya di posyandu yang ramai dikunjungi warga adalah posyandu Melati di dusun Tegal Sari, desa Batumarta I. Jumlah pemeriksaan bayi dan balita di posyandu ini mengalami peningkatan.

“Masyarakat sudah banyak yang memeriksakan kesehatan anaknya di posyandu ini,” ucap Erni yang merupakan Ketua Kader Posyandu Melati dusun Tegal Sari, kemarin (8/10).

Sebelumnya masyarakat belum mengetahui posyandu sudah buka kembali. Hal ini disebabkan selama masa awal pandemi Covid 19 lalu, sejumlah posyandu di desa ini ditutup.

Pemeriksaan bayi dan balita pun dilakukan di puskesmas. “Warga mengetahui kabar posyandu sudah buka di tempat biasa dari mulut ke mulut,” papar Erni.

Selain pemeriksaan kesehatan balita, posyandu kemarin juga diisi dengan sosialisasi diare pada balita dan juga sosialisasi protokol kesehatan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Lubuk Raja. Pelayanan posyandu Melati kemarin juga mengikuti protokol kesehatan. (gun)