Masih Ada Pemilih Ganda

PENCERMATAN: Bawaslu OKU Timur bersama Panwascam dan PKD saat melakukan pencermatan terhadap DPS yang telah ditetapkan KPU sebelumnya. FOTO: IST. (*)

OKU TIMUR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) OKU Timur menyampaikan saran perbaikan Daftar Pemilih Sementara (DPS) kepada KPU OKU Timur. Hal ini karena hasil pencermatan Panwascam dan PKD masih terdapat data pemilih ganda, meninggal dunia dan anggota TNI-Polri yang masih aktif.

Ketua Bawaslu OKU Timur Ahmad Gufron, SE melalui Kordiv Pengawasan dan Hubungan antar lembaga Benny Tenagus, SKM mengatakan, sebelum DPS di mutakhiran menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Pihaknya meminta agar data pemilih sudah akurat dan tidak terdapat lagi pemilih ganda. Baik dari ganda identik, pemilih yang sudah meninggal, TNI-Polri aktif, pemilih sudah pindah dan pemilih yang belum memenuhi persyaratan memilih.

“Saat ini kita sudah sampaikan saran perbaikan DPS kepada KPU OKU Timur. Dimana hasil pencermatan kita ada sekitar 1.472 orang pemilih, meninggal dunia 287 orang dan anggota TNI-Polri aktif sebanyak 9 orang yang masih masuk DPS,” jelasnya.

Benny menjelaskan, sesuai tahapan pilkada, pada 4 hingga 6 Oktober 2020 merupakan pemuktahiran Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) dari PPS ke tingkat PPK. Untuk itu, apabila masih ada pemilih yang belum masuk DPS agar segera melapor kepada PPS setempat, sehingga bisa masuk ke DPSHP.

“Kita himbau kepada masyarakat untuk aktif memberikan masukan dan melapor tentang data mata pilih ini. Apabila masih ada masyarakat yang belum masuk DPS segera lapor agar nantinya bisa masuk DPT,” katanya.

Bawaslu OKU Timur juga meminta agar pihak KPU memperhatikan data pemilih pada Lapas Martapura. Sehingga saat penetapan DPS menjadi DPT semua masyarakat telah terdaftar. Hal ini untuk mengantisipasi  terjadinya Residu Pasca Pilkada, sehingga proses pilkada OKU Timur dapat berjalan dengan baik, kondusif, aman serta tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

“Kita tetap akan cermati lagi apabila masih ada temuan pemilih tidak memenuhi syarat pada DPS. Serta kita akan sampaikan saran perbaikan kepada KPU Oku Timur dan jajaran agar dapat diperbaiki,” pungkasnya. (inz)