Jalan Licin Akibat Sisa Galian Tanah

Sebuah mobil yang terperosok di bekas galian pipa jargas. Foto: ist (*)

OKU – Masyarakat desa Lubuk Batang Lama, kecamatan Lubuk Batang, mengeluhkan bekas galian pipa gas yang dikerjakan KSO Pratiwi Dhama. Pasalnya, bekas galian lubang pipa tersebut yang berserakan ke rumah warung warga dan sebagain menumpuk di tengah jalan lintas Baturaja peninjauan.

Suryadi, salah satu warga desa Lubuk Batang Lama mengungkapkan, tanah bekas galian tersebut mengganggu warga dan lalu lintas kendaraan. Apalagi akses jalan di desa tersebut relatif kecil.

“Jalan kan sempit. Sementara tanah bekas galian pipa gas menumpuk hingga ke badan jalan. Mobil pun sangat sulit melintas saat berpapasan,” ujar Suryadi.

Bukan hanya itu, menurut Suryadi, sejak ada proyek galian pipa gas tersebut sudah dua kendaraan yang terperosok ke bekas galian pipa gas. Penyebabnya, tanah timbunan jalur gas belum keras. Bahkan ada kendaran yang masuk ke warung warga karena badan jalan menjadi licin setelah hujan. “Ketika hujan turun, sisa tanah di badan jalan menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan,” lanjutnya.

“Kedalaman lubang galian ada yang tak sampai 1 meter. Sebulan lalu sudah diukur Dispenda OKU. Rencananya lubang galian ini akan diperbaiki,” kata Suryadi lagi.

Saat ini, sambungnya, pihaknya melalui YLHI sudah menyurati sampai ke Bupati OKU dan DPRD OKU.

Sementara itu Construction Manager KSO Pratiwi Dhama Sulicar Dollar Simanjuntak belum bersedia memberikan keterangan terkait keluhan masyarakat tersebut. (lee)