85 Warga Binaan Rekam e-KTP

Para warga binaan melakukan perekaman e-KTP di Rutan Kelas IIB Baturaja. Foto: dok Rutan Kelas IIB Baturaja. (*)

OKU – Setelah ada kesepakatan antara KPU, Bawaslu, Disdukcapil OKU, serta Rutan Kelas IIB Baturaja, 85 warga binaan melakukan perekaman e-KTP. Perekaman e-KTP ini dilakukan Disdukcapil OKU di Rutan Kelas IIB Baturaja.

Perekaman ini dilakukan karena 85 warga binaan atau narapidana Rutan Kelas IIB Baturaja yang terancam tak bisa menyalurkan hak politiknya pada Pilkada OKU mendatang. Penybabnya, 85 warga binaan ini belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja Royhan Al Faisal melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan Mirullah menjelaskan, perekaman tersebut dilakukan setelah ada kesepakatan di kantor KPU OKU pada 29 September lalu.

“Pada pertemuan antara KPU, Bawaslu, Disdukcapil, dan Rutan Kelas IIB Baturaja, dibahas upaya yang akan dilakukan terhadap 85 warga binaan ini. Hasilnya lahir keputusan untuk perekaman e- KTP bagi 85 warga binaan,” jelas Mirullah, kemarin (3/10).

Dikatakan Mirullah, pihaknya mengajukan 183 nama warga binaan kepada KPU sebagai daftar mata pilih untuk pilkada mendatang. “Setelah nama tersebut diverifikasi KPU, ternyata ada 85 warga binaan yang data kependudukannya tidak lengkap. Namun 85 waega binaan tersebut merupakan warga Kabupaten OKU yang mempunyai hak politik untuk menyalurkan suaranya,” kata Mirullah.

Saat ini, lanjut Mirullah, pihaknya menunggu Daftar Pemilih Sementara dari KPU yang belum diumumkan. “Kita masih menunggu DPS sembari juga menunggu apakah masih ada data tambahan bagi pemilih di rutan ini,” lanjutnya. Ia berharap, seluruh warga binaan di Rutan Kelas IIB Baturaja bisa menyalurkan hak politiknya di pesta demokrasi Kabupaten OKU kelak. “Mereka punya hak, dan suara mereka menentukan. Jadi kita harap semuanya bisa memilih di pilkada nanti,” pungkasnya. (lee)