85 Warga Binaan Terancam Tak Bisa Coblos

OKU – Pemilih di Rutan Baturaja banyak terancam tidak bisa menyalurkan hak pilihnya pada pilkada serentak di Kabupaten OKU. Pasalnya, banyak warga binaan Rutan Baturaja tidak mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Komisioner KPU OKU Bidang Perencanaan, Data dan Informasi, Rahmad Hidayat, menjelaskan, pihaknya menerima 183 data warga binaan yang diserahkan Rutan Kelas IIB Baturaja.

Namun, dari jumlah tersebut, 98 diantaranya yang memiliki NIK dan terdaftar di Disdukcapil OKU. Sedangkan 85 warga binaan lainnya tak memiliki NIK. “Kami masih koordinasi ke Disdukcapil OKU,” ucap Rahmad.

Menurut Rahmad, data pemilih warga binaan Rutan Baturaja, elemen datanya tidak lengkap. “Untuk yang lain tidak terlalu ada persoalan. Kalau Rutan Sarang Elang menyampaikan tidak lengkap, kita akan proyeksikan DPSHP dan koordinasi dengan Disdukcapil,” terang Rahmad.

Terpisah, Kepala Rutan Baturaja, Royhan Al Faisal melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Mirullah, membenarkan, pihaknya telah menyerahkan 183 data warga binaan yang mempunyai hak pilih. Namun, jelang pelaksanaan pilkada, jumlah tersebut bisa bertambah.

“Yang NIKnya terdata hanya 98 dari jumlah itu. Setelah kami melakukan pengecekan lagi sampai saat ini 120 (di luar 183 warga binaan) orang yang sudah terdata,” jelas Mirullah.

Mirullah berharap, warga binaan Rutan Baturaja dapat menyalurkan hak pilihnya pada pesta Demokrasi ini. “Untuk TPSnya, Rutan Baturaja masuk TPS 18,” pungkas Mirullah. (bet)