Pengembangan Olahraga Terganjal Anggaran

Ketua dan pengurus PSSI OKU dilantik. Dalam pelantikan ini, Ketua dan pengurus PSSI OKU bertekad membangun prestasi sepakbola daerah. Foto: Ist. (*)

OKU – Keterbatasan anggaran menjadi kendala besar dalam mengembangkan dunia olahraga. Tidak hanya di Kabupaten OKU, namun juga di daerah lain.  Salah satunya adalah cabang olahraga sepakbola.

Dikatakan Bupati OKU H Kuryana Azis, sangat banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Baik itu dari infrastruktur, hingga atlet serta pihak terkait lainnya yang tidak bisa dipisahkan.

“Salah satu upaya untuk memajukan dunia olahraga adalah sponsor atau bapak asuh olahraga dari perusahaan,” ujar Kuryana saat pelantikan pengurus PSSI Kabupaten OKU periode 2020-2024 di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKU, Senin (21/9) lalu.

Dirinya berharap pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel 2021 mendatang di Kabupaten OKU dapat menghasilkan atlet. “Ini waktu yang tepat bagi cabang sepakbola untuk menghasilkan bibit pesepakbola yang berprestasi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI OKU H Teddy Meilwansyah, S.STP, M.M., menyatakan kesiapannya membangun prestasi sepakbola daerah. “Pelantikan ini menjadi momentum untuk motivasi PSSI OKU dalam membangun prestasi sepakbola daerah,” ucap Teddy usai dilantik Ketua PSSI Sumsel Ir H Ucok Hidayat.

Dirinya memastikan akan fokus membina sepakbola di usia dini. Sebab ia yakin, prestasi gemilang sepakbola di Kabupaten OKU tidak bisa diraih instan tanpa pondasi yang kokoh di tingkat usia dini. Termasuk penyempurnaan manajemen SDM Wasit dan perangkat pertandingan serta pelatih.

“Mari satukan tekad. PSSI adalah milik kita bersama. Hanya dengan semangat dan pikiran yang sama kita bisa memajukan PSSI Kabupaten OKU,” ajaknya.

Ketua Asprov Sumsel Ir H Ucok Hidayat berpesan, agar PSSI OKU segera menyusun berbagai kompetisi usai pandemi Covid-19. “Sehingga kompetisi kembali meriah dalam meningkatkan prestasi sepakbola daerah, khususnya di Kabupaten OKU,” pesannya. (stf/bet)