Ikut Lomba Adiwiyata Mandiri

Pertemuan antara SDN 11 OKU, sekolah imbas, dan DLH OKU untuk membahas sekolah Adiwiyata Mandiri. Foto: Ist (*)

OKU – Karena SDN 11 OKU meraih juara nasional Adiwiyata 2018, maka sekolah ini akan mengikuti lomba adiwiyata mandiri. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati OKU pada Desember 2019.

Belum lama ini, SDN 11 OKU menggelar pertemuan dalam rangka mengikuti lomba adiwiyata mandiri. Pertemuan ini dihadiri Dinas Lingkungan Hidup OKU dan sekolah imbas.

Adiwiyata Mandiri adalah sekolah yang berwawasan lingkungan, memiliki nilai maksimal yang ada di dalam aplikasi, kemudian sekolah juga harus dan sudah melewati tahapan adiwiyata mulai kabupaten, privinsi dan nasional.

Untuk mengajukan Adiwiyata Mandiri, sekolah minimal satu tahun harus berstatus adiwiyata nasional. Selain itu, salah satu syarat ke Adiwiyata Mandiri adalah membina sekolah adiwiyata tingkat kabupaten.

“Pertemuan ini membahas persiapan SDN 11 OKU untuk mengikuti lomba Adiwiyata Mandiri tingkat nasional,” kata Kepala SDN 11 OKU Hj. Maryani SPd. SDN 11 OKU adalah sekolah pembina tiga sekolah. Yaitu SDN 15 OKU, SDN 24 OKU, dan SMPN 2 OKU.

Untuk target, Maryani mengatakan, pihaknya bisa meraih prestasi yang membanggakan. “Targetnya adalah meraih juara Adiwiyata Mandiri, dan sekolah imbas dapat mengikuti lomba  yang lebih tinggi lagi,” paparnya.

Gelar Adiwiyata diberikan pada sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Sekolah Adiwiyata juga merupakan gelar bagi sekolah yang dianggap sudah baik dan ideal sebagai tempat untuk mendapatkan ilmu pengetahuan serta norma dan etika bagi siswanya.

Pertemuan ini juga dihadiri tim adiwiyata SDN 11 OKU, SDN 15 OKU, SDN 24 OKU dan SMPN 2 OKU. DLH OKU yang hadir memberikan pembinaan tentang kriteria penilaian serta  penyusunan jadwal pengimbasan kepada SD imbas. (jr8)