Targetkan OKU Tanpa Polusi Asap

Wakil Bupati OKU Johan Anuar melarang masyarakat untuk membuka lahan dengan cara membakar. Larang ini sebagai tekad untuk mencapai target Kabupaten OKU Tanpa Polusi Asap. Foto : Ist (*)

OKU – OKU bertekad untuk menjadi kabupaten tanpa polusi asap. Tekad ini disampaikan Wakil Bupati OKU Johan Anuar saat berkunjung ke kecamatan Lengkiti, akhir pekan lalu. Untuk mencapai target ini, Johan mengajak masyarakat harus berperan.

“Partisipasi aktif masyarakat adalah mengawasi semak belukar di sekikar dari ancaman bahaya kebakaran,” harap Johan.

Dirinya mengimbau, individu, kelompok masyarakat, dan badan hukum yang menjalankan usaha dalam bentuk apapun dilarang membuka lahan dengan membakar.

“Saya intruksikan agar satgas karhutlah selalu siaga. Semua posko dari tingkat kecamatan hingga desa difungsikan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Lengkiti Yoyin Arifianto AP, M.Si. menyebutkan, kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Lengkiti tahun ini tidak separah dulu. “Tahun ini jumlah kebakaran hutan dan lahan jauh lebih berkurang,” ungkapnya.

Warga, sambung Yoyin, mulai sadar dan memahami bahaya serta dampak pembakaran lahan bebas. “Hal ini berkat kerjasama pemerintah kecamatan, Koramil dan Polsek Lengkiti didukung para kades, BPD, serta semua elemen masyarakat,” jelasnya.

Di Kecamatan Lengkiti, lanjut Yoyin, telah dibentuk relawan api sebanyak 3 orang di setiap desa. Dalam pengendalian karhutlah, masyarakat peduli api merupakan mitra pemerintah yang terbentuk dari berbagai elemen. “Deteksi dini karhutlah harus dilakukan oleh masyarakat yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian,” tandasnya. (stf)