Berharap Panen Tiga Kali per Tahun

Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Bupati OKU H Kuryana Azis bersama tamu, memanen padi sawah perdana di desa Lontar. Gubernur berharap panen ditingkatkan hingga tiga kali per tahun. Foto : Ist. (*)

OKU – Gubernur Sumsel H Herman Deru mengapresiasi panen padi perdana musim tanam 2020 di desa Lontar, kecamatan Muara Jaya, Minggu (6/9). Bahkan dirinya berharap panen bisa ditingkatkan lagi.

“Upayakan tiga kali panen dalam setahun dengan produksi 40 ton/hektar,” ujar Deru saat panen perdana padi sawah untuk masa tanam 2020.

Dengan panen tiga kali per tahun Kabupaten OKU bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten OKU, tapi juga bisa menjadi lumbung padi di Provinsi Sumsel.

“Bahkan tidak memutup kemungkinan sebagai penyumbang padi tingkat nasional seperti beberapa tahun lalu,” ungkapnya.

Ia mengatakan, Provinsi Sumsel telah membentuk panitia khusus (pansus) untuk merekrut ribuan sarjana pertanian sebagai Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Nantinya, PPL tersebut akan disebar ke seluruh desa.

“Ini untuk membantu para petani dalam meningkatkan ilmu pengetahuan di bidang pertanian,” imbuhnya.

Di kesempatan itu, Deru juga memberikan hadiah untuk para petani yang telah bekerja keras. Hadiah berupa alat pertanian diantaranya power threser (mesin perontok) padi tahun 2020 (4 unit) dan hand spriyer (11 unit) kepada kelompok tani Kundai Desa Lontar. Kemudian, pompa air tahun 2020 (6 unit) kepada BPP Blambangan, benih jagung tahun 2020 (51 ton), dan benih padi sebanyak 15 ton kepada PPL dan BPP.

Bupati OKU Drs H Kuryana Azis menjelaskan, beberapa waktu lalu Kabupaten OKU telah mencetak sawah baru dengan luas sekitar 3.800 Ha. Luas persawahan ini, sambung Kuryana, masih sangat terbatas karena hanya bisa untuk mencukupi kebutuhan masyarakat setempat. “Luas sawah ini akan ditingkatkan lagi,” ulasnya. (stf)