350 KPM Tak Terima BST

KPM asal kecamatan Baturaja timur mencairkan BST yang bersumber dari Kemensos RI di Kantor POS Baturaja. Pada pencairan tahap 1 sampai 3, sebanyak 350 KPM tak bisa mencairkan. Penyebabnya, data KPM diblokir Kemensos. Foto : Mustofa/Oku Ekspres. (*)

OKU – Selama penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST), tidak semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengambil bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI tersebut.

“Dari tahap 1 sampai tahap 3, masih ada warga yang belum mengambil bantuan,” ujar Kepala Kantor Pos Baturaja Juhen Hendry, Sabtu (5/9) lalu.

Di tahap 1, warga yang belum mencairkan bantuan sebanyak 31 KPM. Pada tahap 2, ada 134 KPM, dan tahap 3 ada 185 KPM. Kondisi ini juga berlaku di Kabupaten OKU Timur dan OKU Selatan.

“Penyebabnya adalah KPM ada yang meninggal dan ada yang alamatnya tidak ditemukan,” terang Juhen.

KPM yang belum mengambil BST dari tahap 1 sampai 3, per 30 Juli lalu, kantor pos tidak dapat mencairkan bantuan. Sebab, Kemensos RO memblokir data penerima yang tidak mengambail bantuan pemerintah tersebut. Sedangkan sisa uang sudah dikembalikan ke kas negara.

“Penyaluran BST tahap 4 dan 5 pun masih ada 579 dari 20.491 KPM di OKU yang belum mencairkan bantuan. Sampai sekarang penyaluran masih bisa dilakukan sampai ada instruksi Kemensos RI untuk penghentian,” tuturnya.

Sejauh ini, ada beberapa KPM yang menanyakan bantuan tahap 1 sampai 3. Namun, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena Kemensos RI sudah memblokirnya.

“Kantor pos hanya menyalurkan bantuan. Bila Kemensos memutuskan untuk menghentikan bantuan, kantor pos harus stop. Kalau belum ada instruksi stop, penyaluran bantuan tetap dilaksanakan,” tandas Juhen. (stf)