Produksi Air Bersih PDAM Turun

Pemanah ikan memanfaatkan debit air sungai Ogan yang kecil. Hujan yang tidak turun selama beberapa bulan membuat debit air menurun. Kondisi ini berimbas pada penurunan produksi air bersih. Foto: Mustofa/Oku Ekspres. (*)

OKU – Kapasitas produksi air bersih PDAM OKU mengalami penurunan. Hal ini berimbas pula pada distribusi air bersih yang diterima pelanggan. Penurunan produksi air bersih ini seiring demham penurunan debit air sungai Ogan.

“Beberapa bulan tidak hujan berdampak pada penurunan debit air sungai. Kondisi ini juga berimbas pada produksi air bersih,” ujar Direktur PDAM OKU H Abi Kusno didampingi Kasi Produksi, Masri, kemarin (2/9).

Dijelaskan Masri, imbas penurunan debit air sungai Ogan membuat produksi air bersih di beberapa unit pengolahan air PDAM OKU juga turun. Diantaranya di PDAM induk, UP Bakung, UP Tanjung Baru, UP Tanjung Agung, UP Batukuning, Ibu Kota Kecamatan (IKK) Lubuk Raja, IKK Penyandingan, IKK Lubuk Batang, dan IKK Tanjung Lekayap. ‚ÄúPenurunan produksi ini mulai terjadi menjelang akhir Agustus kemarin,” jelasnya.

Air baku sungai Ogan yang dangkal, dikatakan Masri, membuat daya hisap pompa intake mengelami penurunan. Pihaknya sudah melakukan upaya agar produksi air tetap normal.

“Sudah diupayakan pengerukan lumpur dan pembersihan sampah di sekitar pipa hisap dan di bawah ponton apung milik PDAM di masing- masing unit pelayanan,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta pelanggan PDAM OKU agar lebih hemat dalam menggunakan air bersih. (stf)