Alami Bocor Jantung, Balita Butuh Uluran Tangan

Verzana Arsyila, balita 10 bulan yang mengidap bocor jantung membutuhkan uluran tangan masyarakat Kabupaten OKU. Bantuan tersebut akan digunakan untuk pengobatan di Palembang. Foto : Ist. (*)

OKU – Verzana Arsyila, balita berusia 10 bulan, membutuhkan uluran tangan. Balita yang lahir pada Oktober 2019 ini didiagnosa menderita bocor jantung. Kelainan jantung tersebut telah diketahui sejak Verzana berusia satu bulan.

Agustomi yang merupakan ayah Verzana mengatakan, Verzana lahir normal layaknya bayi pada umumnya. Pria 32 tahun ini mengungkapkan persalinan istrinya, Desti Widia (30), dibantu bidan.

Ketika itu, tanda-tanda putri bungsunya mengidap bocor jantung tidak terlihat. “Verzana baru diketahui mengidap bocor jantung saat anak saya terserang diare. Awalnya, saya menduga diare tersebut disebabkan susu yang diminum anak saya tidak cocok (non ASI),” jelasnya.

Saat diare, Agustomi membawa putrinya ke praktik dokter di Jl Pahlawan Kemarung. Saat itu, dokter memberitahu anaknya menderita bocor jantung. “Tubuh putri saya membiru. Terlihat jelas di kuku-kukunya,” ungkap pedagang somai keliling ini.

Verzana pun harus menjalani perawatan sekitar sepuluh hari. Setelah itu, di usia enam bulan, Verzana kembali menjalani perawatan di RS Dr Noesmir. “Di rumah sakit ini, dokter juga bilang anak saya menderita bocor jantung,” jelas Agustomi.

Dirinya mengakui tidak punya uang untuk membawa putri ketiganya berobat ke Palembang meskipun biaya pengobatan ditanggung BPJS yang dibantu pemerintah.

“Saya tidak ada uang untuk berangkat ke Palembang. Kalau ada uang sekarang, saya berangkat untuk mengobati putri saya,” ungkapnya sedih.