Pilkada Berpotensi Lawan Kolom Kosong

Ketua Korwil Pemenangan Pemilu Wilayah Sumsel DPP Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi menyerahkan SK Rekomendasi dan B.1 – KWK Partai Golkar ke pasangan H Kuryana Azis – Johan Anuar. Foto : Ist. (*)

OKU – Kolom kosong kemungkinan terjadi di Pilkada OKU 2020. Pasalnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar secara resmi menetapkan Petahana sebagai Calon Bupati OKU Drs H Kuryana Azis dan calon Wakil Bupati OKU Drs Johan Anuar SH MM untuk berlaga pada Pilkada OKU, Rabu, 9 Desember 2020.

Penyerahan SK Rekomendasi untuk pasangan Bekerja, Lanjutkan! Dilakukan di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, kemarin (31/8).

Ketua DPD II Partai Golkar OKU M Rizky Ramadhan membenarkan Partai Golkar mengusung H Kuryana Azis – Johan Anuar. “Surat rekomendasi diserahkan Ketua Korwil Pemenangan Pemilu Wilayah Sumsel, Bobby Adhityo Rizaldi,” ucap Rizky.

Dikatakan Rizky, pihaknya siap menindaklanjuti surat rekomendasi tersebut dan serta mendaftarkan pasangan calon yang sudah ditetapkan ke KPU OKU sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. “Seluruh kader harus berjuang untuk memenangkan calon yang sudah ditetapkan dengan bersungguh – sungguh,” harapnya.

Ditambahkan Rizky, keputusan tersebut merupakan keputusan final dan mengikat bagi seluruh pengurus, kader dan simpatisan partai Golkar OKU. Segala tindakan yang bertentangan dengan hasil penetapan rapat Tim Pilkada Pusat Partai Golkar akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku.

“Partai Golkar OKU merapatkan barisan dan siap memenangkan pasangan calon yang sudah ditetapkan DPP Partai Golkar,” tegas Rizky.

Usai menerima rekomendasi dari DPP Partai Golkar, Calon Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan partai Golkar. “Terima kasih atas amanah yang diberikan Partai Golkar kepada kami,” ucap suami Hj Badiar Dewi ini.

Untuk diketahui, pasangan Drs H Kuryana Azis – Drs Johan Anuar SH MM telah mengantongi tiket menuju Pilkada OKU. Yakni, Gerindra 5 kursi, PAN 4 kursi, Golkar 4 kursi, PDI Perjuangan 3 kursi, NasDem 3 kursi, Demokrat 3 kursi, PKB 3 kursi, PKS 2 kursi, PPP 2 kursi, PKPI 1 kursi, PBB 1 kursi. (bet)