Efisiensi Anggaran, Utamakan Skala Prioritas

Anggota DPRD OKU menghadiri paripurna pembahasan Raperda APBD P, kemarin (24/8). Foto: ist. (*)

OKU – Wakil Ketua DPRD OKU, Yoni Risdianto SH, kemarin (24/8), memimpin rapat Paripurna Ke-XIII DPRD OKU Dalam Rangka Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten OKU Tentang APBD-P OKU Tahun 2020, dengan agenda jawaban dan penjelasan Bupati OKU terhadap pandangan umum DPRD OKU, di Ruang Rapat Paripurna DPRD OKU.

Menanggapi pandangan umum Fraksi PDI-P, Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis menyampaikan, keterbatasan anggaran saat ini perlu adanya efisiensi anggaran dengan mendahulukan kegiatan yang  bersifat prioritas. “Di samping itu, perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan PAD,” ucap Kuryana.

Menanggapi pandangan umum Fraksi PAN, Kuryana menyampaikan harapan asumsi PAD kabupaten OKU dapat direalisasikan sehingga target dalam perubahan APBD tahun anggaran 2020 dapat terlaksana. “Kedepan ketergantungan transfer dari pemerintah pusat dapat diminimalisir,” ucap Kuryana.

Menanggapi pandangan umum partai Hanura, Kuryana mengatakan bahwa pemerintah daerah dapat memaklumi terjadinya penurunan PAD akibat Covid-19. “Pemerintah daerah sependapat program pada OPD dilakukan secara selektif,” ujar Kuryana.

Menanggapi pandangan umum fraksi Nasional Bintang Persatuan untuk menjaga keamanan sarana dan prasarana di taman kota Baruraja ditindaklanjuti dengan menempatkan personil Satpol PP. “Perbaikan ruas jalan dari kantor dinas pendidikan menuju desa Batumarta I tepatnya di desa Batu Winangun kecamatan Lubukraja akan dilaksanakan bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah dan dimulai pada tahun anggaran 2020,” terang Kuryana.

Menanggapi pandangan umum fraksi PKB, pemerintah daerah sependapat penambahan belanja dalam APBD tahun anggaran 2020 agar dimanfaatkan secara selektif dan terukur untuk menunjang percepatan penyelenggaraan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan sosial kemasyarakatan.

“Harapan DPRD terhadap keseriusan pemerintah daerah  dalam penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi  Covid-19, kerjasama seluruh pihak mudah-mudahan dapat terselenggara dengan baik,” terang Kuryana.

Menanggapi pandangan umum fraksi partai Golkar, pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan PAD dengan melakukan optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah. “Begitu juga dengan penambahan belanja dalam APBD tahun anggaran 2020 akan dimanfaatkan secara selektif dan terukur,” tukas Kuryana.

Menanggapi pandangan umum fraksi Gerindra Sejahtera, pemerintah daerah sependapat upaya meningkatkan penerimaan dari sektor retribusi daerah perlu dilakukan penyederhanaan sistem dan prosedur serta peningkatan pengendalian dan pengawasan.

“Terhadap usul pembersihan rumput pada bahu jalan di jalur blok E desa Marta Jaya menuju Baturaja akan diprogramkan dalam APBD tahun anggaran yang akan datang,” tukas Kuryana.

Menanggapi pandangan umum fraksi partai Demokrat pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap upaya dan kerja pemerintah daerah yang telah dilakukan pada tahun anggaran 2020.

“Terhadap himbauan DPRD agar pemerintah daerah lebih  memprioritaskan peningkatan  pelayanan dasar, fasilitas sosial, fasilitas umum yang layak untuk  kesejahteraan masyarakat akan menjadi perhatian dengan tetap mempedomani peraturan perundang-undangan serta prinsip pengelolaan keuangan daerah,” ucap Kuryana.

Di akhir jawaban, Bupati menyadari materi jawaban yang telah disampaikan belum sepenuhnya memenuhi harapan dewan. “Untuk itu hal-hal yang perlu penjelasan dan pembahasan lebih lanjut dapat dibicarakan pada tahapan berikutnya,” pungkas Kuryana. (bet)