Tiga Begal Keok Didor

OKU – Tim Resmob Polres OKU, Polsek Pengandonan, dan Polsek Semidang Aji berhasil meringkus tiga dari empat pelaku begal. Keempat pelaku tersebut beraksi di beberapa lokasi di Kabupaten OKU.

Ketiga tersangka yang berhasil dibekuk adalah Yozi Anggara (23), warga Kampung I, Desa Gunung Meraksa, kecamatan Pengandonan; Aji Zamzami (20) dan Febrianto (25), warga kampung II, Desa Gunung Liwat, Kecamatan Pengandonan.

Para begal ini berhasil ditangkap di kecamatan Pengandonan. Bahkan satu diantaranya terpaksa dihadiahi timas panas polisi lantaran melawan saat akan ditangkap.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga SIK MH melalui Kasubbag Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal menerangkan, ketiga tersangka tersebut merupakan kawanan begal yang beraksi di tiga titik berbeda pada Juli lalu.

“Mereka sudah tiga kali beraksi di tempat berbeda,” katanya. Pertama, pada 22 Juli, mereka beraksi di jalan lintas Baturaja-Muaradua desa Penyandingan dengan korban Yeni Tiara Pratiwi (19), seorang guru honorer.

Kedua pada 24 Juli. Pembegalan yang dilakukan tersangka terjadi di jalan lingkar cor beton Kelurahan  Batukuning, Kecamatan Baturaja Barat dengan korban berisial CA (14), seorang pelajar asal Desa Kurup, Kecamatan Lubuk Batang.

Masih kata Mardi, lokasi ketiga terjadi  di Jl Lintas Baturaja – Muaradua, Desa Penyandingan, Kecamatan  Sosoh Buay Rayap. Korbannya adalah seorang pelajar berinisial SB (14) yang tinggal di Desa Tihang, Kecamatan Lengkiti.

Ketiga korban, beber Mardi, mengalami perampasan sepeda motor saat sedang berada di jalan. “Sepeda motor ketiga korban diambil paksa oleh pelaku,” terangnya.

Namun, petualangan ketiganya berakhir pada pada 16 Agustus, sekitar pukul 23.47 WIB. Tim Resmob Polres OKU, Polsek Pengandonan, dan Polsek Semidang Aji mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku.

“Petugas pun berangkat untuk menangkap tersangka. Sayangnya saat akan ditangkap, pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas. Petugas pun melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan tersangka dengan timah panas,” sambungnya.

Saat ini, kata Mardi, ketiga pelaku bersama barang bukti satu unit ponsel pintar, satu unit Yamaha MIO M3, dan satu unit Honda Supra GTR merah.

“Ketiganya masih dalam proses pemeriksaan. Sedangkan satu pelaku lainnya yang berinisial DA masih diburu petugas,” tutup Mardi. (lee)