Harus Siapkan Enam Daftar Periksa

Siswa belajar di laboratorium dikenalkan dengan protokol kesehatan. Foto: gunawan/oku ekspres. (*)

OKU – Disdik OKU kembali menerbitkan Surat Edaran (SE) No 420/1209/I/XV/2020 perihal persiapan kegiatan pembelajaran tatap muka. Hal ini menindaklanjuti hasil rapat pada 10 Agustus lalu.

SE ini juga menjadi dasar hukum persiapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diperpanjang sampai 31 Agustus mendatang.

Kepala Disdik OKU H Teddy Meilwansyah S.STP MM didampingi Sekretaris Disdik OKU Alfarizi SE Ak mengatakan, pertimbangan utama masa PJJ yang diperpanjang adalah kesehatan lahir dan batin warga sekolah.

“Untuk tatap muka dimulai 1 September di beberapa kecamatan,” katanya. Yaitu kecamatan Lubuk Batang, Lubuk Raja, Peninjauan, Lengkiti, Pengandonan, Semidang Aji, Ulu Ogan, dan Muara Jaya.

Sedangkan untuk lima kecamatan lainnya, yaitu kecamatan Baturaja Timur, Baturaja Barat, Sosoh Buay Rayap, Sinar Peninjauan, dan Kedaton Peninjauan Raya rencananya belajar tatap muka dijadwalkan akan dimulai pada 1 November mendatang.

Meskipun begitu Teddy mengatakan, persiapan belajar tatap muka harus didahului dengan rapat antara sekolah dengan orang tua siswa dan komite sekolah. “Selain itu, untuk belajar tatap muka, sekolah wajib menyiapkan enam daftar periksa sesuai keputusan bersama empat menteri,” terang Teddy.

Apabila satu dari enam daftar periksa tidak terpenuhi, maka sekolah tersebut tidak dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Tidak hanya itu, Teddy juga menegaskan apabila ada sekolah terindikasi tidak aman melaksanakan pembelajaran tatap muka, maka sekolah wajib ditutup kembali. “Apabila dalam proses pembelajaran tatap muka, muncul kasus covid-19 di satuan pendidikan maka pembelajaran tatap muka dihentikan dan dilanjutkan PJJ,” jelasnya.