Oknum Honorer Edarkan Rp6,5 Juta Upal

Kedua tersangka (David Kenedy dan Andri) berikut uang palsu saat diamankan di Mapolsek Peninjauan. Foto: dok Polsek Peninjauan. (*)

OKU – Seorang tenaga honorer di salah satu dinas di Kabupaten OKU bersama seorang rekannya nyaris menjadi bulan-bulanan warga Senin (3/8) malam. Keduanya menyulut emosi warga karena ketahuan mengedarkan uang palsu (upal). Modus yang dilakukan keduanya adalah berbelanja di warung warga.

Keduanya adalah David Kenedy (26) dan Andri (28). David merupakan oknum tenaga Pemerintah Kabupaten OKU yang sehari-hari dinas di Kecamatan Peninjauan. Sedangkan Andri merupakan warga Desa Panggal – Panggal, kecamatan Semidang aji.

Beruntung keduanya selamat dari warga yang emosi setelah diselamatkan oleh anggota Polsek Peninjauan.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga SIK MH melalui Kapolsek Peninjauan Iptu Hamid yang didampingi Kanit Reskrim IPDA Zulhanas mengungkapkan, kejadian tersebut bermula saat kedua pelaku belanja di warung milik warga desa Peninjauan.

“Tersangka membeli rokok dan minuman kaleng dengan menyerahkan uang pecahan Rp100 ribu. Sedangkan nilai belanja keduanya hanya Rp31 ribu. Setelah mendapat uang kembalian, keduanya akan pergi menggunakan sebuah mobil,” terang Hamid.

Ia melanjutkan, meski telah pergi, namun pemilik warung mencurigai gerak-gerik dari kedua pelaku. ” Akhirnya pemilik warung sadar uang yang diberikan pelaku ternyata uang palsu. Lalu pemilik warung mengejar tersangka yang belum sempat kabur,” papar Hamid.

Kemudian, kata Hamid, pemilik warung bersama warga berhasil menangkap kedua pelaku saat hendak kabur. “Kedua tersangka nyaris menjadi bulan-bulanan warga sampai Kades Peninjauan menghubungi Polsek Peninjauan,” katanya.