Penjualan Hewan Kurban Meningkat

KURBAN: Salah seorang penjual hewan kurban yang ada di Kabupaten PALI, di mana pembeli mengalami peningkatan dari tahun lalu. Foto: heru/enim ekspres. (*)

PALI – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah Tahun 2020 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) penjualan hewan kurban meningkat drastis. Hal ini lantaran, tengah merebaknya Pandemi Corona Virus Disease (Covid-2019) hingga ibadah haji di tanah Suci Mekkah ditiadakan pada 2020.

Sehingga banyak dari calon jemaah haji, berkurban di daerah mereka dan telah memesan hewan kurban dari jauh hari. Sehingga, angka pembeli hewan kurban baik sapi maupun kambing mengalami peningkatan.

“Alhamdulillah hewan kurban pada 2020 ini penjualannya meningkatkan 200 persen,” ungkap Riansyah (30) penjual hewan kurban dibilangan Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Rabu (29/7).

Berbeda dengan 2019 lalu, di mana hewan kurban jenis Sapi terjual sebanyak 14 ekor dan 60 kambing. Sementara pada 2020 hingga kini sudah ada sebanyak 35 ekor jenis sapi dan 85 kambing.

“Paling banyak dipesan itu adalah kambing jenis Etawa yang harganya kisarasan Rp5 juta. Sedangkan sapi Rp17-25 juta tergantung bobot kondisi sapi itu sendiri,” jelas Riansyah.

Dikatakan Riansyah, bahwa saat ini dagangannya masih ada 75 kambing dan 25 sapi. Selain sebagian hewan diternak secara langsung, hewan kurban yang dijual ini juga didatangkan dari Provinsi Lampung. “Hewan kurban yang kita pasarkan juga dalam kondisi sehat, karena sudah beberapa kali dicek kesehatannya oleh pihak Dokter Dinas Peternakan dan Perikanan PALI,” katanya.

Sementara, Nawi (54), salah satu pembeli mengatakan, bahwa dirinya membeli hewan kurban jenis kambing. “Saya pilih kambing asal Lampung, karena kelihatanya tubuh yang besar dan sangat layak untuk berkurban,” ungkapnya. (ebi)