Pawai Takbir-Salat Id Ditiadakan

Suasana Idul Adha tahun ini diprediksi sama dengan Idul Fitri kemarin. Pemerintah Kabupaten OKU meniadakan pawai malam takbiran di kota Baturaja. Selain itu, salat Id di taman kota juga ditiadakan. Foto: Mustofa/oku ekspres. (*)

OKU – Suasana hari raya Idul Adha tahun ini diperkirakan akan sama dengan suasana Idul Fitri pada Mei lalu. Hal ini disebabkan pandemi Covid 19 yang belum berakhir.

Pemerintah Kabupaten OKU pun memutuskan untuk meniadakan pawai malam takbiran. Kemudian, pemerintah juga tidak menggelar salat Idul Adha tahun 1441 H/2020 M di taman kota Baturaja.

Kebijakan ini diambil karena dikhawatirkan akan terjadi pelanggaran protokol kesehatan jika kedua agenda tersebut digelar. Apalagi keduanya melibatkan orang dalam jumlah yang banyak di satu tempat.

Namun demikian, umat Islam dipersilahkan melaksanakan salat Id, takbiran, dan penyembelihan hewan kurban di masjid, musala, atau di tanah lapang di tempat masing-masing.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati OKU No. 400/027/II/2020 tentang pedoman salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban.

SE Bupati sebagai tindaklanjut SE Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia No SE 18/2020 tanggal 30 Juni 2020 tentang Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban tahun 1441 H/2020 M menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Kabag Kesra Setda OKU Kadarisman pun membenarkan SE Bupati OKU tersebut sesuai dengan SE Menteri Agama. Bahkan, terang Kadarisman, SE tersebut sudah disebar kepada camat di Kabupaten OKU. Dirinya berpesan, selama menjalani proses ibadah, warga harus menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan SE Menag. (stf)