Dibekuk saat Kabur ke Baturaja

RA merupakan pencuri truk yang berhasil ditangkap Polsek Baturaja Timur dan Polsek Baradatu. Foto: ist. (*)

OKU – Polsek Baturaja Timur Bersama Polsek Baradatu berhasil meringkus pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) truk Mitsubishi Colt Diesel. Pelaku diringkus di Kampung Gedungrejo, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan pada 17 Juli lalu.

Kapolres OKU  AKBP Arif H Ritonga SIK.MH Melalui Kapolsek Baturaja Timur AKP Sulis Pujiono didampingi Kanit Reskrim Polsek Baturaja Timur Aiptu Agus Trisandi mengakui salah satu warga Kabupaten OKU ditangkap di Way Kanan.

Informasi yang diperoleh, Polsek Baradatu melaporkan terjadi pencurian satu unit truk pada 1 Juli lalu sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, Endang Junaidi (50) melihat garasinya dalam keadaan kosong. Truk BE 9264 CO milik Alwiyan (52) warga Kampung Banjarnegara, Kecamatan Baradatu yang biasanya ada di garasi tersebut sudah tidak ada lagi.

Kemudian, terang Agus, Endang bergegas menemui Afrizal (38) yang merupakan sopir truk tersebut. “Endang pun menceritakan kejadiannya kepada Afrizal. Padahal kunci truk masih berada di tangan Afrizal,” terangnya.

Karena masih tak percaya, Afrizal dan Endang kembali memastikan dengan memeriksa garasi rumah Endang. Ternyata benar truk yang biasa dikemudikan Afrizal telah hilang. “Keduanya pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baradatu,” kata Agus.

Lalu, pada 17 Juli, Polsek Baradatu mendapat informasi pelaku pencurian sedang berada di Kabupaten OKU, tepatnya di rumah saudaranya di Perumahan Bungur Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur.

“Polsek Baradatu kemudian berkoordinasi dengan Polsek Baturaja Timur untuk menangkap pelaku,” beber Agus. Saat ditangkap, ternyata pelaku memang benar warga Kabupaten OKU.

“Pelaku berinisial RA (49), warga Jl Imam Bonjol, Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur. Selanjutnya pelaku diamankan tanpa perlawanan. Karena kasus ini terjadi di Kabupaten Way Kanan, maka pelaku dibawa ke Polres Way Kanan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” jelasnya. 

Atas perbuatannya, RA dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun. (lee)