Masih Simpang Siur

OKU – Pasien Covid 19 di Kabupaten OKU kembali muncul. Hal ini berdasarkan data yang dirilis Dinkes Sumatera Selatan pada 18 Juli lalu. Bakan data tersebut menyebutkan satu warga Kabupaten OKU positif corona.

Dengan demikian, Kabupaten OKU memiliki 41 pasien positif corona per 18 Juli. Namun, Dinkes OKU menyatakan pasien tersebut masih berstatus suspect, belum positif.

Bahkan satu pasien yang diduga positif berinisial SU tersebut telah meninggal dunia. Tentu saja kabar penambahan pasien yang positif tersebut menjadi buah bibir masyarakat Baturaja. Lokasi pemakaman pasien yang tinggal di kelurahan Sukajadi, kecamatan Baturaja Timur, tersebut sempat simpang siur. Ada yang menyebut dimakamkan di TPU Tiga Gajah Indah, kelurahan Talang Jawa, tapi ada warga yang membantah.

Namun, hal ini dibantah warga setempat. “Tidak ada yang wafat di Talang Jawa. Biasanya, kalau ada warga yang wafat, pengurus musala atau masjid akan mengumumkan berita duka lewat pengeras suara,” ujar Iyem, warga RT 11 kelurahan Talang Jawa.

SU dinyatakan wafat saat menjalani perawatan sakit ginjal. Pasien tersebut sempat menjalani rapid tes dua kali. Hasil kedua tes tersebut negatif.

“Sebelum dirujuk ke Palembang untuk pengobatan sakit ginjal, SU menjalani rapid tes dua kali. Hasil kedua tes tersebut negatif. Saat di rumah sakit Palembang, SU juga dites swab dua kali. Hasilnya juga negatif.  Namun, hasil tes swab ketiga belum keluar. Namun yang bersangkutan wafat,” ujar sumber koran ini.

Dinkes OKU belum mengirim spesimen swab ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang. “Tim Surveilans Dinkes OKU menunda tes swab yang kontak erat dengan SU (68), pasien suspect Covid – 19 yang meninggal dunia di RSUP Moehammad Hoesin Palembang,” ucap Juru bicara Satgas Covid-19 OKU Rozali SKM MM.