Gelar Pertemuan dengan Orang Tua Siswa

Orang tua siswa yang akan mengikuti pertemuan di SMP Xaverius Baturaja harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Foto: ist. (*)

OKU – Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap dunia pendidikan. Penutupan sekolah membuat pembelajaran harus dilakukan secara daring atau online. Kondisi ini membuat intensitas pertemuan murid dan guru berkurang. Metode pembelajaran daring menuntut peran vital wali murid.

Orang tua siswa pun harus menjadi pendamping dan jembatan antara guru dan murid selama proses pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, pada 18 Juli kemarin, SMP Xaverius Baturaja bertemu dengan orang tua siswa kelas VII untuk membahas proses belajar mengajar yang akan diterapkan pada semester ganjil ini.

“Dalam pertemuan ini SMP Xaverius Baturaja memberikan materi panduan orang tua untuk mendampingi peserta didik belajar di rumah,” ungkap Kepala SMP Xaverius Baturaja Octavianus Radja Putra, S.T.

Orang tua, kata Radja, disarankan memiliki ponsel android atau laptop dan mengunduh aplikasi pembelajaran on line. “Komunikasi melalui WhatssApp, dengan wali kelas untuk berkoordinasi tentang materi pelajaran,” paparnya.

Berdasarkan surat edaran Disdik OKU, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) rencananya akan digelar hingga 17 Agustus mendatang. “Oleh karena itu, peran orangtua sangat diharapkan untuk bekerjasama dengan guru. Sehingga anak bisa melaksanakan tugas yang diberikan guru,” tegas Radja.

” PJJ dimulai 20 Juli hingga 13 Agustus. Hal ini sesuai dengan surat edaran Disdik OKU No 420/892/I/XV/2020  tentang Perpanjangan Kegiatan Belajar dari rumah terkait Covid-19 tanggal 9 Juli 2020 bahwa PJJ diperpanjang,” pungkasnya. Dalam pertemuan tersebut, orang tua siswa tetap mengikuti protokol kesehatan. Mulai pemeriksaan suhu tubuh saat masuk sekolah, antre, cuci tangan, dan duduk berjarak. “Hal ini agar bisa memutus rantai penyebaran virus corona,” tegas Radja.(jr8)