Antar Daging Kurban ke Mustahik

Lapak hewan kurban bermunculan menjelang hari raya Idul Adha. Tahun ini pemotongan hewan kurban dan pembagian daging kurban, harus sesuai protokoler berdasar edaran Kementrian Pertanian. Foto : Mustofa/Oku Ekspres. (*)

OKU – Proses penyembelihan hewan kurban tahun ini sangat berbeda dari tahun sebelumnya. Ya, Idul Adha tahun ini masih dalam suasana pandemi Covid 19. Sehingga, penanganan hewan kurban harus disesuaikan dengan protokoler khusus.

Hal ini sesuai edaran Kementerian Pertanian No : 0008/SE/PK.320/F/06/2020. Tentang pelaksanaan kegiatan kurban dalam situasi wabah bencana non alam Covid 19 dan disetujui Bupati OKU H Kuryana Azis.

Edaran tersebut, dikatakan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Hj Tri Aprianingsih didampingi Kabid Peternakan, Hj Susi Meliarti sudah dikirim ke kecamatan di Kabupaten OKU. “Nanti pemerintah kecamatan yang meneruskan ke masjid-masjid supaya panitia kurban mematuhi edaran tersebut,” ujar Susi, kemarin (14/7).

Beberapa hal yang harus diperhatikan saat proses penyembelihan, yakni panitia kurban tetap menjaga jarak, mengatur kepadatan dengan membatasi jumlah panitia kurban, jarak minimal 1 meter, tidak saling berhadapan antar petugas dan penerapan higienis personal.

Selain itu, sambung Susi, pendistribusian daging kurban juga berbeda. Sebelum covid menyerang, mustahik atau penerima yang mengambil sendiri ke lokasi pemotongan.

“Untuk saat ini, panitia yang mengantar daging kurban ke rumah mustahik (penerima). Hal ini supaya tidak terjadi penumpukkan warga,” tandasnya. (stf)