PSC 119 OKU Siaga 1 x 24 Jam

Petugas PSC 119 SS OKU dengan sigap melakukan evakuasi bagi yang membutuhkan pertolongan kegawatdaruratan. Foto : Ist. (*)

OKU – Cepat tanggap dilakukan para petugas Public Safety Center (PSC) 119 Sebimbing Sekundang Kabupaten OKU saat menerima laporan masyarakat melalui telepon 119. Seperti yang terjadi pada Minggu (21/6), warga RT 10 kelurahan Talang Jawa.

”Pada saat itu, ada warga yang butuh pertolongan gawat darurat,” ucap Kepala Dinas Kesehatan OKU, H Husni Tamrin SE MM melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan OKU, Anuar Fahri SKM didampingi Koordinator PSC 119 Sebimbing Sekundang OKU, H Ali Sadikin SKM.

Dilanjutkan Anuar, telepon itu melaporkan bahwa ditemukan mayat yang telah membusuk di rumah kontrakan. Diketahui jasad pria berusia 65 tahun itu bernama Mentari asal kabupaten Lubuk Basung, Sumatera Barat. Warga membutuhkan pertolongan lantaran tidak diketahui apakah warga tersebut terpapar covid – 19 atau bukan. “Informasi yang kita terima, tidak ada warga yang berani melakukan pertolongan dan menghubungi PSC 119 OKU,” imbuh Anuar.

Dilanjutkan Anuar, mendapat informasi dari warga, dengan mengenakan perlangkapan Alat Pelindung Diri (APD) petugas PSC 119 SS OKU segera meluncur ke lokasi. Kemudian, petugas kesehatan bergegas mengevakuasi korban ke dalam mobil ambulans PSC 119 OKU. “Setelah dilakukan penanganan kegawatdaruratan, jasad tersebut di bawa ke Rumah Sakit,” terang Anuar.

Diterangkan Anuar, kesiapsiagaan petugas PSC 1219 SS OKU menjadi salah satu pelayanan kesehatan jajarannya untuk memberi pertolongan kesehatan bagi masyarakat. “Hadirnya PSC 119 SS OKU tidak hanya berhubungan dengan kecelakaan namun juga dalam situasi kritis. Karena, kita ini pelayan masyarakat dan sudah seharusnya melayani masyarakat dengan sebaik – baiknya,” tukas Anuar.

Terkait itu, lanjut Anuar, dirinya mengharapkan kepada masyarakat Bumi Sebimbing Sekundang dapat mengetahui dan memahami tugas pelayanan PSC 119 SS OKU sehingga pelayanan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat. “PSC 119 Kabupaten OKU berada di tengah masyarakat dalam memberikan layanan prahospital,” pungkas Anuar. (pwr)