Pasar Rp1,5 M Tak Kunjung Beroperasi

Pasar tradisional di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Kisam Tinggi yang dibangung dengan anggaran Rp 1,5 miliar. Foto : Hamdal/HOS. (*)

OKU SELATAN – Pasar tradisional di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Kisam Tinggi Kabupaten OKU Selatan yang pembangunan menggunakan Anggaran sebesar 1,5 Miliar dinyatakan telah rampung sejak Desember 2019 lalu.

Namun ironisnyakendati anggaran pembangunan Pasar Rakyat yangbersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) OKU Selatan Tahun 2019dengan luas lahan kurang lebih 1 Hektar tersebut cukup fantastis namun hingga kini bangunan Pasar tersebut tak kunjung beroperasialias belum difungsikan.        

Atas kondisi ini warga sekitar berharap agar pasar tersebut dapat segera difungsikan demi perputaran ekonomi hingga memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Fauzi warga sekitar menyebutkan bahwa pembangunan pasar tradisonal tersebut sudah cukup lama rampung dan selesai dikerjakan, namun hingga kini belum juga difungsikan.

Masyarakat sendiri, terangnya tak begitu mengetahui apa penyebab sehingga pasar tersebut belum juga difungsikan, padahal pembangunannya sudah berbulan-bulan selesai.

“Dari akhir tahun 2019 lalu pasar ini sudah selesai di bangun. Tapi sampai sekarang belum di fungsikan, entah apa alasannya,” ucapnya kepada Wartawan. Selasa (7/7).

Dikatakannya, pihaknya selaku warga disekitar lokasi pasar sangat berharap agar pasar kalangan yang ada sekarang ini dapat segera dipindahkan ke pasar yang baru tersebut.

“Kalau pasar yang lama sudah pindah kesini tentunya akan lebih enak. Sebab pasti kondisinya lebih nyaman di tempat yang baru ini. Jual beli juga tentu akan semakin lancar dan nyaman,” terangnya.

Sementara itu menanggapi belum difungskannya pasar tradisonal di Desa Simpang Tiga, Camat Kisam Tinggi Nidi Firdaus SPd mengaku hal tersebut akibat adanya Pandemi Covid-19 yang tengah melanda.

Dengan begitu, ucapnya pengoperasian pasar tradisional tersebut menjadi tertunda hingga kondisi kondusif dari wabah tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) OKU Selatan, Drs H Elyuzar MM saat di konfirmasi juga mengakui jika Proyek pembangunan pasar di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Kisam Tinggi tersebut sudah memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO) atau pelaksanaan serah terima pertama pekerjaan pada Desember 2019.

“Pengurus Pasar belum di bentuk dan Kepala Desa baru meninggal. Dengan begitu belum bisa difungsikan. Kendati demikian Pemerintah Kabupaten OKU Selatan akan berusaha secepat mungkin agar pasar tersebut dapat beroeprasi,” tandasnya. (dal)