Satu Rumah Nyaris Terbakar

OKU – Warga perumahan Bukit Juvi  RT 11 RW 12 kelurahan Sekar Jaya, kecamatan Baturaja Timur cemas. Pasalnya salah satu rumah warga di perumahan ini nyaris terbakar pada 5 Juli lalu, sekitar pukul 19.00 WIB.

Ternyata api tersbeut berasal dari kompor gas milik Rinto Agung (25). Saat peristiwa naas itu terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena sedang ditinggal penguni rumah. Di saat bersamaan, kompor gas sedang menyala. Mesipun api tak sempat membesar dan menghanguskan rumah, namun kejadian tersebut membuat warga panik dan menghubungi pemadam kebakaran.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga SIK MH melalui Kapolsek Baturaja Timur AKP Sulis Pujiono mengatakan, dari keterangan beberapa saksi, kebakaran tersebut berasal dari tabung elpiji 3 kg pada kompor gas yang menyala.

“Rinto saat itu sedang memasak dengan menggunakan kompor gas di dalam kamar. Kemudian ia meninggalkan kompor tersebut dalam keadaan masih menyala,” ujar Sulis.

Kemudian, lanjut Sulis, tanpa disadari Rinto, ternyata selang tabung gas tersebut bocor dan menyulut api hingga membesar. “Api dari bocoran selang gas tersebut kemudian menyambar kasur milik Rinto,” lanjutnya.

Rinto pun panik dan menghubungi pemadam kebakaran dan Polsek Baturaja Timur. “Ketika petugas tiba di lokasi kejadian, api berhasil dipadamkan warga. Jarak kasur dan kompor gas sangat dekat sehingga kasur bisa tersambar api dari kebocoran selang kompor gas,” kata Sulis.

Ia juga menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. “Yang terbakar hanya selang kompor gas dan kasur. Tidak ada korban jiwa,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan OKU Aminilson mengatakan, pihaknya mengerahkan empat mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. “Kebakaran tersebut terjadi di pemukiman warga. Ketika petugas sampai di lokasi kejadian, api sudah berhasil dipadamkan warga,” ucap Aminilson.

Aminilson mengimbau masyarakat agar bisa lebih teliti jika ingin meninggalkan rumah. “Pastikan semua hal yang berhubungan dengan api dan listrik dimatikan jika ingin bepergian. Baik kompor, lilin, anti nyamuk bakar, dan kabel listrik yang lama dipakai berpotensi memicu kebakaran,” pungkas Aminilson. (lee)