Gowes Baper Latihan Dua Cara

Komunitas Gowes Baper. Foto: jeki/okuekspres. (*)

OKU – Beberapa pekan terakhir, transportasi ramah lingkungan yaitu sepeda sedang naik daun. Hal ini memang bisa dikatakan mengejutkan terlebih kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Aktifitas sekolah, kampus, perkantoran, dan sebagainya belum sepenuhnya berjalan dengan normal. Masyarakat pun wajib melaksanakan protokol kesehatan. Aktivitas bersepeda pun dipilih untuk mengisi waktu senggang. Tak terkecuali Gowes Baturaja Permai (Gowes Baper) yang dibentuk secara spontan pada 6 April 2020 lalu.

“Diawali dari ide saya, pak Dadang Nurdin dan pak Abidin untuk mengadakan kegiatan menyehatkan masyarakat melalui olahraga sepeda. Ternyata disambut baik oleh warga Baturaja Permai, secara spontan pula saya selaku yang dituakan dijadikan ketua,” jelas H. Susanto SHI, S.AP, MSi.

Tidak perlu waktu lama komunitas Gowes Baturaja Permai (Gowes Baper) langsung menggelar latihan. “Saat ini anggota yang terdata ada 40 orang terdiri dari warga Baturaja Permai. Kita sendiri ada 2 jenis latihan yaitu latihan mandiri (sesuai keinginan sendiri atau sepakat beberapa orang, rutenya terserah, waktunya juga bebas). Latihan kelompok (setiap hari Sabtu, rutenya ringan sampai sedang, diikuti oleh anggota anggota yang sempat),” pungkasnya.

Selain itu khusus di hari Minggu pagi ada road bike rutin yang diikuti oleh seluruh anggota dengan rute yang sedang sampai berat. “Dan Minggu pagi, kemarin (5/7) kita gowes santai ke Kemiling menuju arah Kalangan Rebo, tembus ke Tegal Arum, memutar je Jl Lintas Sumatera. Untuk rute pulangnya menuju simpang Unbara, Islamic Center, Kemiling, dan Baturaja Permai. Sebelum berangkat kita kumpul dulu untuk senam pemanasan dan sarapan bubur kacang ijo,” ungkap Susanto.

Tujuan utama di bentuk komunitas Gowes Baper ini untuk memupuk silaturrahmi dan persaudaraan melalui bersepeda dengan motto “SEHAT BERIMTAQ”. “Semoga bisa menjadi komunitas yang solid dan mampu memberikan kontribusi yang positif di tengah tengah masyarakat. Selain memupuk tali silaturahmi, juga untuk menyehatkan tubuh serta meningkatkan imun agar tidak gampang sakit,” jelasnya.

Selain itu juga Susanto menjelaskan Gowes Baper terbuka untuk siapa saja. “Untuk bergabung, sementara ini cukup secara spontanitas ikut bergabung atas dasar sukarela ingin menjalin persahabatan. Karena terwujudnya komunitas ini secara spontanitas di tengah tengah terjadinya wabah Covid 19, maka belum sempat mengadakan rapat khusus untuk membahas masalah keorganisasian, keanggotaan dan ketentuan ketentuan lain yang lebih spesifik. Tapi bagi yang ingin gabung ya silahkan kita tetap terima. Bahkan belakangan muncul usulan juga untuk bergabung komunitas dari unsur ibu ibu dan remaja puteri. Dan ini sedang kita pelajari lebih lanjut,” jelasnya.(jr8)