Tersandung Narkoba, Oknum PPK/PPS Mundur

Komisioner KPU OKU Selatan yang akan menggelar rapat terkait petugas penyelenggara Kecamatan yang tersandung kasus narkoba. Foto : Evan/HOS. (*)

OKU SELATAN – Akibat tersandung kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu, penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang terdiri dari satu orang Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan satu orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKU Selatan resmi mengundurkan diri.

 Hal ini sendiri sebagaimana diungkapkan oleh Ketua KPU OKU Selatan, Ade Putra Marthabaya SH, melalui Kasubag Hukum Fadillah Mershad SH.

Kepada awak media, Fadillah menyebutkan bahwa surat pengunduran diri dua orang penyelenggara Pilkada yang tersandung kasus narkoba tersebut sudah diterima oleh pihak KPU OKU Selatan. 

“Benar, kita telah menerima surat pengunduran diri lengkap dengan materai dari dua orang PPK dan PPS yang terlibat narkoba itu,” tuturnya.

Untuk pengunduran diri anggota PPK, terangnya yakni atas nama  Hengky Renaldi (25) warga Desa Suka Nanti. Sedangkan untuk anggota PPS yang mengundurkan diri atas nama Ripodin (27) warga Desa Simpang Lubuk Dalam Kecamatan Muaradua Kisam.

Menurutnya pengunduran diri dua petugas penyelenggara Pilkada yang tertangkap tangan mengkonsumsi narkoba tersebut dibuat berdasarkan inisiatif dari keduanya