KA Tak Jalan Hingga Akhir Juli

Masih merebaknya kasus covid di beberapa daerah di Sumatera Selatan - Lampung, membuat pihak PT KAI Divre IV Tanjung Karang, memperpanjang jadwal operasional kereta penumpang hingga akhir Juli. Foto penumpang saat arus mudik 2019. Foto: Dok. (*)

OKU – Pembatalan operasional kereta api (KA) penumpang dari Tanjung Karang (Lampung) – Kertapati (Palembang) begitu juga sebaliknya diperpanjang. Sebelumnya, operasional KA ini sempat digadang-gadang bakal beroperasi pada awal Juli ini.

Ternyata, pembatalan operasional KA penumpang ini justru diperpanjang hingga akhir Juli. Hal ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 sesuai arahan pemerintah.

Perpanjangan masa pembatalan operasional KA penumpang dilakukan setelah evaluasi serta mengikuti perkembangan penyebaran Covid-19 di Lampung dan Sumatera Selatan selama Juni. 

Kepala Stasiun KA Baturaja Syaiful Bahri mengatakan, seluruh jenis KA penumpang tak jalan hingga akhir bulan ini. “Baik KA eksekutif, ekonomi maupun Kuala Stabas. Semua KA tak jalan,” ujar Syaiful.

KA penumpang, jelas Syaiful, mulai berhenti beroperasi sejak 1 April lalu untuk kelas eksekutif. Kemudian Disusul kereta Kuala Stabas dan kelas ekonomi stop operasi jelang akhir April. “Dalam situasi normal, rata-rata total penumpang mencapai 200 orang/hari dari semua kelas,” tandasnya.

Sekedar mengingatkan, awalnya KA penumpang malam stop beroperasi mulai 1 April – 30 April. Namun karena wabah covid 19 di Indonesia, stop operasi diperpanjang hingga akhir Juli.

Lusa lalu, warga Kelurahan Talang Jawa, Anhar sempat akan menggunakan jasa kereta api untuk ke Lampung. Namun, transaksi pembelian tiket tidak bisa dilakukan. “Terpaksa menggunakan travel. Biasanya pakai KA pada pagi atau siang,” ungkapnya. (stf)