DPT Capai 480.940 Jiwa

KPU OKU Timur saat menggelar raker untuk memutakhirkan penambahan data pemilih pemula dan mempersiapkan data coklit. FOTO: INDRA/OKUTIMURPOS. (*)

OKU TIMUR – Total Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten OKU Timur untuk Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang mencapai sebanyak 480.940 jiwa. Dimana data tersebut diketahui bertambah sebanyak 2.150 jiwa dari jumlah pemilih pemula yang diturunkan oleh KPU RI tertanggal 18 Juni 2020 lalu.

Demikian dikatakan Ketua KPU OKU Timur Herman Jaya S.Sos.I melalui Komisioner Divisi Program Data dan Informasi Sulistiani, SE usai melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Pemutakhiran Data Pemilih (Mutarlih) untuk PilkadaOKU Timur Tahun 2020, yang berlangsung di Bina Praja II, Pemkab OKU Timur, Selasa (30/06/2020).

“Berdasarkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang jumlahnya 472.299 jiwa, setelah disingkronkan dengan DPT menjadi 478.790 jiwa. Kemudian ditambah dengan pemilih pemula yang diturunkan oleh KPU RI 18 Juni 2020 sebanyak 2.150. Jadi total DPT di Kabupaten OKUTimur saat ini sebanyak 480.940 jiwa,” ujarnya.

Dikatakan, selain terjadi penambahan terhadap DPT, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk pilkada tahun ini juga bertambah sebanyak 65 TPS menjadi 1.315 TPS dari yang semula hanya 1.250 TPS.  Penambahan ini kata dia, dikarenakan ada kebijakan pusat yang mewajibkan kapasitas per TPS hanya untuk 500 orang. Hal ini untuk menghindari penyebaran Covid-19 selama pelaksanaan pencoblosan.

“Raker yang diikuti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) divisi data dan operator se-Kabupaten OKU Timur ini bertujuan untuk memutakhirkan penambahan pemilih pemula dan mempersiapkan data coklit,” tegasnya.

Dijelaskannya, penyelenggara Pemilu perlu bekerja dengan responsif dan partisipatif sehingga dapat menghasilkan data pemilih yang berkualitas. Untuk itu melalui Raker ini semua petugas bagian data diberikan pemahaman teknis terkait penyusunan daftar pemilih.

“Hal yang sangat penting dan harus diperhatikan dalam pemutakhiran dan penyusunanan data pemilih adalah menyeluruh, inklusif, akurat, mutakhir dan transparan. Lima prinsip kerja ini harus diterapkan guna menjamin proses dan hasil pendataan pemilih yang baik,” katanya.

Dirinya berharap, melalui Raker ini anggota PPK bisa menguasai tata cara pemutkhiran data pemilih untuk Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang. “Semoga Raker ini bisa menambah pengetahuan bagi anggota PPK. Kemudian dalam pelaksanaan tahapan ini, kami juga tetap menerapka protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (inz)