Percepat Distribusi Hasil Panen

JEMBATAN : Jembatan Gantung Rangka Baja di Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. FOTO : DWIRATNO/OKUTPOS. (*)

OKU TIMUR – Jembatan Gantung Rangka Baja di Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Bangunan jembatan gantung rangka baja asimetris tersebut dibangun menggunakan tahun aggaran APBN Kementerian PU yang dikerjakan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 2, Provinsi Sumsel, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Palembang

Panjang jembatan gantung rangka baja tersebut  60 meter dengan lebar 1,8 meter yang terbentang diatas aliran sungai komering. Jembatan  icon Desa Mengulak karena bangunnanya yang begitu megah.

Seketaris Desa Mengulak Jirin Saputra mengatakan, jembatan Gantung Rangka Baja tersebut memang pihaknya yang mengajukannya. Bukan hal yang mudah untuk mereka dapat jembatan tersebut.

“Jembatan itu baru bisa digunakan nomal tahun 2020 inilah pak. Kami warga Desa Mengulak sangat bersyukur dan Alhamdulillah jembatan itu sudah bisa kami manfaatkan,” kata Jirin.

Jembatan Gantung Rangka Baja tersebut dijelaskan Jirin, menghubungkan Dusun II ke Dusun 7 dan 8 Desa Mengulak yang selama ini sulit dilalui jika jalur darat. Dengan adanya jembatan tersebut lebih mempersingkat waktu untuk menuju dua dusun  tersebut. Dusun 7 dan 8, sambung Jirin merupakan daerah sentra persawahan yang ada di Desa Mengulak.

“Tahun ini jembatan itu sudah digunakan untuk mengeluarkan hasil panen, selain itu juga digunakan untuk membawa alat mesin pertanian seperti Handtractor,”ucapnya.

Biaya yang dikeluarkan petanipun semenjak ada jembatan tersebut  bisa diminimalisir. “Masyarakat sangat berterimakasih sekali dengan adanya jembatan tersebut,” katanya.

 Selain itu, Jembatan Gantung Rangka Baja Desa Mengulak tersebut menjadi icon baru tempat selfi para remaja desa Mengulak. Setiap harinya jembatan tersebut selalu ramai tempat mereka nongkrong. “Setiap  hari ramai warga selfi dijembatan tersebut, selama ini daerah itu tidak tersentuh, kini menjadi pusat keramaian,” ucapnya.(dira)