Lagi, Sampah Penuhi Fender Jembatan

Jembatan Ogan kerap menjadi tempat sampah tersangkut. Sampah tersebut hanyut dari ulu sungai. Foto: Mustofa/Oku Ekspres. (*)

OKU – Dahan kayu tersangkut pada fender jembatan Ogan II di kelurahan Sukajadi. Kondisi itu terlihat pasca sungai meluap pada 12 Juni lalu.

“Sebelum permukaan air sungai naik, fender jembatan sudah bersih dari sampah. Saat desa Batuputih banjir, banyak sampah yang tersangkut di fender jembatan,” ujar Ilen, warga desa Terusan, kemarin (29/6).

Pria 35 tahun ini menyebutkan, dahan besar itu tidak terlalu berdampak saat ini. Namun, melihat cuaca yang masih sering hujan, dirinya khawatir volume sampah yang tersangkut akan semakin banyak.

“Pagi tadi (kemarin) bae banyu sungai lah berubah warna. Ada yang hujan di ulu sungai. Entah aliran sungai dari Lengkayap atau Ulu Ogan,” ungkapnya.

Ayah tiga anak ini hanya meminta pemerintah agar melakukan pembersihan sebelum hujan turun lagi dan menaikkan debit air sungai. “Kalau sampah sampai naik ke jalan jembatan, sepertinya tidak karena selama ini belum terjadi. Tapi, tidak menutup kemungkinan bisa terjadi,” lanjutnya.

Petani karet ini menyebut sedikit aneh. Sebab, sejak beberapa tahun belakangan, banjir sungai kerap membawa sampah dari ulu sungai. “Apa memang di ulu sungai ada perambahan hutan. Dulu banyak tanaman yang hanyut, tapi hanya ranting. Paling besar lengan orang dewasa,” ungkapnya.

Sayangnya, Kepala BPBD OKU Amzar Kristopa belum memberi tanggapan. Pesan singkat yang dilayangkan, tidak mendapat jawaban. (stf)