Enam Pasutri Ikuti Sidang Isbat

Suasana sidang Isbat di kantor KUA Lubuk Batang yang diikuti enam pasangan suami istri yang belum memiliki buku nikah. Foto: Herli Yansah/oku ekspres. (*)

OKU – Untuk mempermudah pasangan suami istri (pasutri) yang tidak memiliki buku nikah, Kantor Urusan Agama (KUA) Lubuk Batang bekerja sama dengan Pengadilan Agama Baturaja menggelar sidang Isbat di luar gedung atau sidang keliling.

Sidang Isbat ini digelar di KUA Lubuk Batang pada akhir pekan kemarin. Sidang ini diketuai Drs Murdani SH, Hakim Sirjoni dan panitera Amila Roza. Sidang ini diikuti enam pasutri yang tidak memiliki buku nikah.

Kepala KUA Lubuk Batang Drs. Arman Ashri.M.Si melalui ketua Penyuluh Agam Islam H Junaidi mengatakan, sidang yang diikuti enam pasutri ini merupakan sidang tahap pertama.

“Rencananya 13 pasutri yang akan mengikuti sidang Isbat ini. Tapi kita masih harus menerapkan protokol kesehatan di tengah wabah Covid-19. Jadi kita tidak bisa melaksanakan sidang sekaligus,” ujar Junaidi.

Enam pasutri pemohon sidang pekan kemarin berasal dari desa Lunggaian (3 pasang) serta dari desa Lubuk Batang Lama (3 pasang). “Untuk 7 pasang lagi akan digelar pada 2 Juli mendatang,” kata dia.

Ditambahkan Junaidi, sidang keliling ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mendapat pelayanan Pengadilan Agama Baturaja. “Cukup di kantor KUA dan bisa meringankan biaya. Semoga sidang keliling ini dapat menumbuhkan minat masyarakat yang tidak memiliki buku nikah untuk mengurus buku nikah. Saat ini sangat banyak masyarakat yang tidak memiliki buku nikah,” tambah Junaidi.

Sementara itu, Kepala Pengadilan Agama Baturaja yang juga hakim ketua sidang menilai pelaksanaan sidang Isbat keliling tersebut sangat membantu masyarakat. “Selain irit biaya,  juga tidak memakan jarak tempuh yang jauh,” kata Murdani.