Dirampok Saat Ambil Uang di ATM Polres

SIMULASI : Timsus Tantura Sat Sabhara Polres Prabumulih melakukan simulasi olah TKP, kasus perampokan ATM di Samping Polres. Foto : Rian/PP. (*)

PRABUMULIH – Kejadian mengheboh, Kamis (26/6) terjadi di ATM Polres Prabumulih. Informasi dihimpun koran ini, salah seorang warga habis mengambil uang di ATM Polres Prabumulih kena rampok dan mengalami luka tusuk sebanyak tiga lubang.

Usai kejadian itu, pelaku diduga dua orang mengendarai sepeda motor langsung kabur meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Belakang ada warga melaporkan kejadian itu ke SPKT Polres Prabumulih, langsung diteruskan ke Timsus Tantura tengah patroli langsung menuju TKP.

Selanjutnya, petugas pun mengamankan TKP dan langsung memasang garis polisi (Police Line).

Dan, mengambil data di lokasi kejadian terkait kronologis dan juga saksi-saksi di lokasi kejadian.

Ternyata, hal itu merupakan simulasi dilakukan Sat Sabhara dalam penilaian lomba yang digelar Baharkam Polri melalui Direktorat Sabhara Polda Sumsel dalam rangka HUT Bhayangkara ke-74, 1 Juli mendatang.

Ketua Tim Penilai, juga Kabag Binops Dit Sabhara Polda Sumsel, AKBP Gun Heryadi SIk mengatakan, kalau lomba ini dalam rangka melihat kemampuan dan kesiapan personel Sat Sabhara dalam memberikan pelayanan masyarakat.

“Tidak hanya masalah pengendalian massa (Dalmas), pengamanan, patroli dan lainnya. Serta juga, dalam pengungkapan kasus kejahatan khususnya 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Termasu juga, personel Sat Sabhara harus memiliki kemampuan TPTKP (Olah TKP),” ujarnya kepada awak media.

Lomba ini sendiri diikuti seluruh Sat Sabhara di jajaran Polda Sumsel, kata dia, Prabumulih sendiri memiliki Timsus Tantura sebagai tim unggulan Sat Sabhara Polres Prabumulih.