Selalu Mengancam dengan Senpira

BEGAL: Pelaku spesialis Pencurian dan Kekerasan (Curas) alias begal Sugito (27), warga Desa Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akhirnya berhasil diringkus Tim Kelambit Polres PALI. Foto: heru/enimekspres (*)

MUARA ENIM – Pelaku spesialis Pencurian dan Kekerasan (Curas) alias begal Sugito (27), warga Desa Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akhirnya berhasil diringkus Tim Kelambit Polres PALI, pimpinan AKP Rahmad Kusnedi SKom.

Penangkapan pelaku berlangsung, Rabu (24/6) sekitar pukul 02.30 WIB, saat pelaku Sugito sedang tidur di rumahnya usai menjalankan aksi begal di tiga lokasi berbeda yakni, Simpang Belimbing, Kabupaten Muara Enim, dan Desa Talang Bulang dan Tanjung Kurung, Kabupaten PALI.

Aksi begal yang dilakukanya selalu menggunakan senjata api rakitan (Senpira)  yang begitu meresahkan masyarakat. Karena kelompok ini tidak segan-segan mengancam korbannya akan menembakan senpira yang mereka bawa apabila melakukan perlawanan.

Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Rahmad Kusnedi SKom didampingi Kanit Pidum Ipda Azwar mengatakan, saat penangkapan sempat ada perlawanan oleh pelaku, namun perlawanan pelaku tidak berarti karena pihaknya telah mengantisipasi hal itu.

“Saat penangkapan, kita berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih dan satu unit handpone. Pelaku saat ini masih kita interogasi guna pengembangan. Sementara teman pelaku masih dalam pengejaran,” terang Rahmat Kusnedi.

Dijelaskan Kasat Reskrim, aksi terakhir yang dilakukan para pelaku yakni di Desa Tanjung Kurung, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Rabu (18/3) sekitar pukul 13.30 WIB, dengan korban seorang pelajar yang masih berusia 16 tahun.

“Saat kejadian, pelajar bersangkutan bersama dua temannya hendak pergi menggunakan sepeda motor dan membawa handphone dan kamera digital. Namun ditengah perjalanan tiba-tiba dari arah belakang motor korban dikejar motor pelaku berjumlah dua orang dan menodongkan senpira,” terang Rahmat.

Sementara, pelaku Sugito mengatakan, bahwa hasil kejahatan yang dilakukanya dengan membegal hanya mendapatkan uang Rp1 juta. “Cuma dapat bagian satu juta, untuk beli rokok sisanya aku berikan ke istri untuk kebutuhan keluarga pak,” akunya. (ebi)